Winger Ratchaburi Ungkap Kengerian Lawan Persib di GBLA
Judul: Winger Ratchaburi Ungkap Kengerian Lawan Persib di GBLA Jakarta, Winger Ratchaburi FC, Tae Jaroensak, mengungkapkan kengerian yang terjadi saat melawan Persib Bandung dalam...
Jakarta, Winger Ratchaburi FC, Tae Jaroensak, mengungkapkan kengerian yang terjadi saat melawan Persib Bandung dalam leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2).Dalam pertandingan tersebut Persib menang 1-0 atas Ratchaburi melalui gol Andrew Jung. Pertandingan itu juga diwarnai kartu merah Uilliam Barros pada menit ke-45+5.Wasit Majed Al Shamrani jadi sorotan kubu Persib dalam pertandingan itu. Wasit asal Arab Saudi tersebut membuat sejumlah keputusan kontroversial yang merugikan Maung Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiSetelah Dubai Championships, Janice Tjen Bakal Main di Merida Open?Bintang Al Nassr Eks Madrid Masuk Islam, Suka dengan Momen PuasaPersib Tersingkir, Dewa United Jadi Harapan Indonesia di AsiaKarena keputusan-keputusan kontroversial Al Shamrani itu juga Persib tersingkir dari ACL 2 setelah hanya menang 1-0 atas Ratchaburi di leg dua. Kemenangan itu membuat Persib kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi.
Kekalahan Persib itu memicu kemarahan bobotoh yang langsung masuk ke lapangan setelah Al Shamrani meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.Tidak hanya itu, bobotoh juga melemparkan benda-benda ke arah pemain dan staf pelatih. Dikutip dari media Arab Saudi, Arriyadiyah, insiden tersebut mendorong tim wasit yang berasal dari Arab Saudi segera ke ruang ganti demi keselamatan mereka, mengikuti instruksi dari komisioner pertandingan.Tae Jaroensak mengungkapkan insiden yang terjadi saat lawan Persib di GBLA. (potongan layar @Tae Jaroensak)Kengerian yang terjadi di GBLA itu juga dibagikan Tae Jaroensak melalui unggahan pada media sosial. Menurut Jaroensak, batu dan botol beterbangan ke lapangan."Terima kasih semuanya atas perhatiannya. Semua anggota tim selamat," ujar Jaroensak."Tapi pertandingannya mengerikan. Orang-orang melempar batu, bata, botol air, dan menyalakan suar ke arah para pemain sepak bola saat pemanasan. Ditambah lagi, tampaknya para penggemar kami terlibat dalam beberapa bentrokan saat duduk di tribune," ucap Jaroensak menambahkan.Meski begitu, pemain 28 tahun tersebut bersyukur tidak ada anggota tim Ratchaburi ataupun suporter tim tamu yang terlika karena insiden itu."Untungnya, tidak ada yang terluka, dan kami berhasil melewatinya. Terima kasih semuanya karena telah lolos bersama," kata Jaroensak.[Gambas:Video CNN] (sry/sry)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260219232009-142-1329829/winger-ratchaburi-ungkap-kengerian-lawan-persib-di-gbla
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
11 Apr 2026
Respons Sugiono Disebut Sebagai Pengganti Prabowo Jadi Ketua Umum IPSI
11 Apr 2026
Prabowo Yakin Penggantinya di IPSI Bisa Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
11 Apr 2026
Prabowo: Saya Izin Tak Lanjut Jadi Ketua Umum PB IPSI
11 Apr 2026
Tottenham Masuk Zona Degradasi untuk Kali Pertama dalam 18 Tahun
11 Apr 2026
INFOGRAFIS: Pembagian Grup Piala Dunia 2026
11 Apr 2026
Legenda Persija dan Timnas Sutan Harhara Meninggal Dunia