Dewa United Waspadai Afrika dan Artifisial Manila Digger
Judul: Dewa United Waspadai Afrika dan Artifisial Manila Digger Jakarta, Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mewaspadai gaya Afrika saat bentrok degan Manila Digger pada pere...
Jakarta, Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mewaspadai gaya Afrika saat bentrok degan Manila Digger pada perempatfinal AFC Challenge League.Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Kamis (5/3), mulai pukul 20:30 WIB. Dewa United percaya diri bisa membawa pulang poin dari Manila.Dalam skuad Manila Digger, terdapat 12 pemain asal Afrika. Rinciannya, sembilan dari Gambia, satu dari Ghana, Kemerun, dan Nigeria. Sudah begitu ada dua pemain asal China dan satu dari Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiIndonesia Pastikan 2 Wakil Lolos Perempat Final All England 2026Kata-kata Michael Carrick usai MU Dihajar 10 Pemain NewcastleMU Kalah di Saat yang TepatMengacu rekam jejak Manila Digger pada babak grup, starter tim didominasi pemain asal Gambia. Nemun, Riekerink tak khawatir. Ia pernah menangani klub asal Afrika."Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika Selatan, dan banyak pemain mereka berasal dari Gambia. Saya melihat gaya permainan yang sama di sana," kata Riekerink saat jumpa pers.
"Mereka bermain dengan identitas yang jelas, yang juga dibentuk dari akar Afrika para pemainnya. Selain itu, saat di Cape Town City, saya terbiasa menghadapi tim-tim seperti ini."
Tantangan lain yang akan dihadapi Dewa United adalah lapangan artifisial. Pertandingan melawan Manila Digger akan berlangsung di stadion yang berumput buatan.Ini kontras dengan kondisi sepak bola Indonesia. Tidak ada klub kasta tertinggi Indonesia yang stadionnya menggunakan lapangan buatan. Ini bisa menjadi penghalang."Kami akan bermain dalam kondisi yang berbeda, di atas lapangan buatan. Namun, saya rasa dengan latihan kemarin dan hari ini, semoga itu cukup untuk beradaptasi," kata Riekerink."Besok [hari ini] kita akan lihat hasilnya bagaimana. Pertandingan ini berjalan dalam dua laga, jadi membuat pilihan strategi demi hasil pertandingan juga penting," ucap pria asal Belanda ini. [Gambas:Video CNN] (abs/jun)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260305131446-142-1334629/dewa-united-waspadai-afrika-dan-artifisial-manila-digger
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
WCAC: Indonesia Raih 2 Medali dan 5 Tiket Asian Games 2026
09 Apr 2026
Albagir Pilih Indonesia Juara daripada Jadi Kiper Terbaik Piala AFF
09 Apr 2026
Hasil Final Four Proliga: Grozer Garang, LavAni Lumat Bhayangkara
09 Apr 2026
Desak Made Juara World Climbing Asia Championship 2026
09 Apr 2026
Megawati Nangis usai Bawa Pertamina Juara Final Four Proliga Putaran 1
09 Apr 2026
Tekad Kuat Fajar/Fikri ke Semifinal Badminton Asia Championships