Estafet Ernando di Persebaya: Usia 24, 100 Laga
Judul: Estafet Ernando di Persebaya: Usia 24, 100 Laga Jakarta, Anak Semarang yang bercita-cita menjadi pemain PSIS tak pernah menyangka akan membuat catatan sejarah di Persebaya ...
Jakarta, Anak Semarang yang bercita-cita menjadi pemain PSIS tak pernah menyangka akan membuat catatan sejarah di Persebaya Surabaya: Ernando Ari.Direkrut pada Oktober 2018 untuk membela Persebaya U-16, Ernando promosi ke tim utama pada musim 2021/2022. Ia menjalani debut pada 7 April 2021, melawan PSS Sleman.Debut itu tercipta dalam ajang Piala Menpora 2021. Adapun debut resminya dalam kompetisi kasta tertinggi Indonesia tercipta pada 4 September 2021, melawan Borneo FC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiJadwal Siaran Langsung Manila Digger vs Dewa United di AFC ChallengeIndonesia Pastikan 2 Wakil Lolos Perempat Final All England 2026All England: Indonesia vs Taiwan, Jonatan dan Alwi Jadi TumpuanDari debut itu, pertandingan demi pertandingan dijalani. Pada Senin (2/3) malam, dalam laga Persebaya kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo, Ernando mencipta milestone.
Pertandingan pekan ke-24 Super League 2025/2026 itu menjadi penampilan ke-100-nya bersama Bajol Ijo. Ernando mencipta estafet penampilan yang begitu cepat: 100 laga dalam usia 24.Ini bukan pencapaian yang mudah. Jika dibanding dengan rekan seangkatannya di Timnas Indonesia U-16 (2018), hanya Rizky Ridho yang sudah mencapai 100 pertandingan.Bedanya, Ridho mencatat 100 pertandingan bersama dua klub, Persebaya dan Persija. Nando, sapaan Ernando Ari, untuk sementara masih tercatat sebagai one man club."Seratus penampilan adalah angka yang tak lahir dari kebetulan. Di baliknya ada latihan keras, tekanan yang tak selalu terlihat, serta kepercayaan yang dijaga setiap hari," tulis Persebaya.
Karier Ernando, jika mengacu usia, niscaya masih akan panjang. Minimal 10 musim atau bahkan lebih, bisa dijalani pemain yang juga langganan Timnas Indonesia ini.Saat ini belum saatnya bagi Ernando untuk berpuas diri. Pencapaiannya masih minim. Butuh lebih banyak dedikasi dan perjuangan agar bisa membuatnya jadi pemain besar."Sebagai penjaga gawang, konsistensi adalah kunci. Intinya adalah menjawab kepercayaan pelatih dengan kerja keras, baik di latihan maupun di pertandingan," kata Ernando."Konsisten saat latihan, konsisten di luar lapangan, menjaga kondisi tubuh dan kebugaran. Dari situ, kepercayaan itu bisa terus saya balas, apalagi pelatih juga selalu memberi saran dan arahan."Setelah 100 penampilan, Ernando tak ingin berhenti. Targetnya jelas, tumbuh bersama Persebaya dan menghadirkan prestasi yang membanggakan, yakni juara kompetisi Indonesia dan Asia."Target saya tentu ingin membawa Persebaya menjadi juara. Secara pribadi, ambisi saya adalah selalu tampil maksimal di setiap pertandingan dan memberikan kontribusi terbaik," kata Ernando. [Gambas:Video CNN] (abs/jal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260305173945-142-1334767/estafet-ernando-di-persebaya-usia-24-100-laga
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Desak Made Juara World Climbing Asia Championship 2026
09 Apr 2026
Megawati Nangis usai Bawa Pertamina Juara Final Four Proliga Putaran 1
09 Apr 2026
Tekad Kuat Fajar/Fikri ke Semifinal Badminton Asia Championships
09 Apr 2026
Lepas dari Masalah Paspor, Tim Geypens Kembali Gabung Latihan FC Emmen
09 Apr 2026
Penyesalan Alwi Farhan Kalah di 16 Besar BAC 2026
09 Apr 2026
Reaksi Alvarez Usai Cetak Gol Indah Tendangan Bebas lawan Barcelona