Nasib Tragis Red Sparks, Akhiri Musim sebagai Juru Kunci
Jakarta, Red Sparks secara mengejutkan mengakhiri musim reguler Liga Voli Korea 2025/2026 sebagai juru kunci. Hasil ini membuat mereka gagal melaju ke babak playoff, terutama setel...
Dalam pertandingan terakhir babak reguler yang digelar di Gimnasium Yeomju, Red Sparks harus mengakui keunggulan AI Peppers dengan skor 1-3. Kekalahan ini menjadikan tim asuhan Ko Hee Jin tersebut hanya mengumpulkan 26 poin dari total 36 pertandingan selama enam putaran. Dari 36 laga tersebut, Red Sparks hanya mampu meraih delapan kemenangan dan menelan 28 kekalahan.
Pencapaian sebagai juru kunci musim ini sangat kontras dengan dua musim sebelumnya. Pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, Red Sparks berhasil membuat gebrakan dengan lolos ke babak playoff dua musim berturut-turut. Bahkan, pada Liga Voli Korea 2024/2025, Red Sparks menjadi runner-up dan nyaris meraih gelar juara saat berhadapan dengan Pink Spiders. Kala itu, Red Sparks lolos ke playoff setelah menempati peringkat ketiga babak reguler dengan catatan 23 kemenangan dan 13 kekalahan.
Beberapa faktor disinyalir menjadi penyebab penurunan drastis performa Red Sparks musim ini, dengan perubahan komposisi pemain sebagai alasan utama. Musim lalu, saat menjadi penantang serius Pink Spiders dalam perebutan gelar juara, Red Sparks masih diperkuat duet pemain asing Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic. Duet Megawati dan Bukilic bahkan masuk dalam lima besar top skor Liga Voli Korea babak reguler, dengan Megawati di posisi ketiga (802 poin) dan Bukilic di posisi kelima (638 poin).
Musim ini, Eliza Zanette harus berjuang sendirian. Wipawee Srithong, yang diharapkan menjadi tandem Zanette, tidak dapat tampil maksimal karena belum pulih dari cedera, sehingga posisinya digantikan oleh Enkhsoyol Jamiyanpurev di tengah musim.
Selain itu, kapten Yeum Hye Seon yang musim lalu dalam kondisi fit dan menjadi pengumpan andal bagi Megawati atau Bukilic, kini performanya terganggu oleh pemulihan cedera yang merupakan efek dari musim sebelumnya. Kepergian pemain senior Pyo Seung Ju, yang musim lalu menjaga keseimbangan tim baik dalam menyerang maupun bertahan, juga turut memengaruhi performa Red Sparks.
Meskipun musim ini Red Sparks masih diperkuat sejumlah pemain lama seperti Park Hye Min, Park Eun Jun, Jung Ho Young, dan Yeum Hye Seon, nyatanya mereka tetap kesulitan bersaing di papan atas.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260316130127-178-1338582/nasib-tragis-red-sparks-akhiri-musim-sebagai-juru-kunci
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Hector Souto Bantah Ribut dengan Pelatih Futsal Thailand
08 Apr 2026
Sesal Luis Diaz Usai Bayern Munchen Hajar Madrid di Bernabeu
08 Apr 2026
Souto Ingin Indonesia Hattrick Kemenangan dengan Gilas Australia
08 Apr 2026
Resmi, Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026
08 Apr 2026
Top 3 Sports: Madrid Dibungkam Bayern, Arsenal Menang Dramatis
08 Apr 2026
Eks Pelatih Inter Milan Mircea Lucescu Meninggal Dunia