Elkan Baggott Umbar Perbedaan Fantastis Timnas Indonesia
Elkan Baggott melihat perbedaan signifikan dalam Timnas Indonesia saat ini dibandingkan dua tahun lalu. Bek tengah ini kembali memperkuat Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 202...
Menurut Elkan, perbedaan terbesar terletak pada kualitas dan standar pemain. "Ketika dua tahun lalu saya di sini, kualitas dan standar pemain berbeda. Sekarang banyak pemain yang bermain di liga top Eropa, mereka memiliki standar yang tinggi," ujar Elkan saat ditanya mengenai perbedaan kualitas Timnas Indonesia saat ini dan pada tahun 2024.
Ia juga menambahkan bahwa kekompakan tim saat ini lebih tinggi, dan energi yang diberikan oleh pelatih John Herdman sangat berbeda dari sebelumnya.
Banyak pemain baru yang belum bergabung dengan Timnas Indonesia saat Elkan terakhir kali bermain, seperti Maarten Paes, Emil Audero, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Eliano Reijnders, Joey Pelupessy, dan Ole Romeny. Selain itu, ada juga pemain-pemain dari Super League yang merupakan wajah baru di Timnas Indonesia, seperti Cahya Supriadi, Dony Tri Pamungkas, dan Beckham Putra.
Beberapa pemain yang sudah tidak asing bagi Elkan di Timnas Indonesia antara lain Nadeo Argawinata, Sandy Walsh, Jordi Amat, Ivar Jenner, dan Ramadhan Sananta. Persaingan Elkan untuk masuk ke skuad inti Timnas Indonesia saat ini juga cukup ketat, mengingat adanya Jay Idzes, Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Rizky Ridho.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260326142711-142-1341498/elkan-baggott-umbar-perbedaan-fantastis-timnas-indonesia
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Daftar Wakil Asia yang Lolos ke Piala Dunia 2026
07 Apr 2026
Hasil Liga Italia: Napoli Bekuk AC Milan dan Dekati Inter Milan
07 Apr 2026
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
07 Apr 2026
Vinicius Berpeluang ke Liga Inggris, MU dan Man City Berminat?
07 Apr 2026
Bruno Fernandes Sodorkan Nama Pengganti di Manchester United
07 Apr 2026
Terseok di Domestik, Arsenal dan Liverpool Bisa Apa di Liga Champions?