Timnas Indonesia vs St. Kitts dan Nevis: Antara Puji-Hujat Debut Herdman
Judul: Timnas Indonesia vs St. Kitts dan Nevis: Antara Puji-Hujat Debut Herdman Jakarta, Debut John Herdman di Timnas Indonesia akan ditandai dengan laga kontra Saint Kitts & Nevi...
Jakarta, Debut John Herdman di Timnas Indonesia akan ditandai dengan laga kontra Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, Jumat (27/3).
Akankah momen ini jadi pembuka harapan baru dari sosok yang sudah berlalu? Yang pasti, Indonesia akan menghadapi lawan yang jauh-jauh datang dari Kepulauan Karibia.
Pertandingan Indonesia kontra Saint Kitts & Nevis ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Laga ini akan kick off atau sepak mula pukul 20.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs St Kitts and Nevis di FIFA Series
Hasil Playoff Piala Dunia: Italia Tumpas Irlandia Utara 2-0
Hasil Lengkap Playoff Piala Dunia: Gyokeres Hattrick, Denmark Ngamuk
Laga ini adalah pembuka gerbang bagi Herdman, sosok sentral bagi skuad Garuda. Bebannya terbilang berat untuk mengembalikan kepercayaan publik usai runtuh akibat gagal ke Piala Dunia 2026.
Situasi ini pula yang disadari oleh pelatih asal Inggris tersebut. Kerena itu mentalitas menjadi aspek pertama yang dipupuk dalam lubuk Jay Idzes dan kawan-kawan.
Membentuk mental pemain, mulai ditanam Herdman kala mendatangi sederet pertandingan Super League 2025/2026. Pasang matanya juga bertatap langsung dengan pemain yang berkarier di Eropa.
Pendekatan personal ini sedikit banyak dapat menumbuhkan rasa percaya bagi yang ada di dalam bahtera yang sama, Timnas Indonesia.Pendekatan persuasif ini jadi senjata komunikasi Herdman.
Semua pemain pilihan Herdman sudah berkumpul di Jakarta. Dalam latihan terakhir di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (26/3), seluruh 23 nama tidak ada yang latihan terpisah per individu.
Gairah Herdman juga menyala saat memimpin latihan. Pelatih 50 tahun itu turun tangan membawa alat-alat penunjang dan memasangnya di lapangan. Ini sederhana, tapi tak semua bos mau begini.
Preseden baik juga ditampilkan staf kepelatihan Herdman. Cesar Meylan memimpin pemanasan, dan Elliott Dickman mendampingi Herdman memisahkan pemain depan mengasah penyelesaian.
Lalu duet Andrej Kostolansky dan Damian van Rensburg menggembleng Maarten Paes, Emil Audero, Nadeo Argawinata, dan Cahya Supriadi secara bergantian.
Tak lupa Steven Vitoria, eks pemain timnas Kanada yang bertanggungjawab membimbing lini belakang agar makin solid, tampak menempatkan tiga pemain yang berposisi sebagai bek tengah.
Ini jadi sinyal bahwa era tiga bek tengah akan kembali dipakai Timnas Indonesia. Kendati belum terbukti, pada dinanti bagaimana pendekatan strategi ydng dipakai Herdman.
[Gambas:Video CNN]
Baca analisis selanjutnya di halaman kedua >>>
Trio bek tengah jadi kisi-kisi pakem pola pertahanan di era John Herdman. Cara ini sempat populer pada zaman Shin Tae Yong usai pandemi Covid-19.
Dalam latihan di Stadion Madya, Kamis (26/3), Steven Vitoria memasang Elkan Baggot, Jay Idzes, dan Kevin Diks. Diks sempat diganti Rizky Ridho dan Baggott digantikan Justin Hubner.
Dari sini terlihat pendekatan Herdman. Idzes sebagai kapten, kemungkinan besar bakal jadi penghuni tetap pertahanan. Tinggal pendampingnya di sisi kiri dan kanan yang bisa bergantian.
Pilihan Redaksi
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs St Kitts and Nevis di FIFA Series
Hasil Playoff Piala Dunia: Italia Tumpas Irlandia Utara 2-0
Hasil Lengkap Playoff Piala Dunia: Gyokeres Hattrick, Denmark Ngamuk
Untuk lini depan, Herdman melatih langsung Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, Yakob Sayuri, dan Ramadhan Sananta. Pola trisula berpotensi jadi andalan.
Para ujung tombak ini, Romeny, Zijlstra, dan Sananta, diminta menyelesaikan umpan silang dari Beckham, Ragnar, dan Yakob yang silih berganti menusuk dari kanan dan kiri.
Sementara lini tengah dipegang Nova Arianto. Pelatih Indonesia U-20 ini memberi program rondo satu sentuhan kepada Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Jordi Amat, Eliano Reijnders, dan Calvin Verdonk.
Dari pemisahan latihan per sektor ini terlihat bayang-bayang gaya bermain Timnas Indonesia di era John Herdman. Pola 3-4-2-1 kemungkinan besar jadi pilihan skema permainan.
Dalam sesi konferensi pers sebelum laga, Herdman pun terang-terangan membawa-bawa nama pelatih sebelumnya yang sudah membangun kerangka tim sehingga pekerjaannya terasa lebih ringan.
"Saya rasa gaya bermain kita [Timnas Indonesia] harus terus membangun apa yang sudah ada sebelumnya. Kerja bagus Shin Tae Yong, kerja bagus Patrick Kluivert," kata Herdman.
"Struktur pertahanan yang diterapkan oleh Shin Tae Yong sangat fantastis. Patrick [Kluivert] membawa gaya yang lebih ekspansif. Dan bagi saya, ini tentang membawa itu ke level berikutnya."
Namun, tidak menutup kemungkinan, formasi empat bek bakal diterapkan dalam laga melawan Saint Kitts & Nevis. Beruntung Timnas Indonesia pernah punya juru latih denganberbagai macam gaya.
Singkatnya, Herdman ingin Timnas Indonesia tampil dinamis, elastis, lebih menyerang, dan solid dalam pertahanan. Karenanya tak berlebihan jika Herdman ingin debutnya berbuah manis.
Saat ini yang ingin disaksikan publik adalah nyala harapan dari permainan Timnas Indonesia. Mestinya Saint Kitts & Nevis bukan penghalang bagi skuad Garuda untuk tampil dominan.
Add
as a preferred source on Google
Ambisi Main Dinamis dan Kembalinya Era Tiga Bek
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260327075307-498-1341673/timnas-indonesia-vs-st-kitts-nevis-antara-puji-hujat-debut-herdman
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Daftar Wakil Asia yang Lolos ke Piala Dunia 2026
07 Apr 2026
Hasil Liga Italia: Napoli Bekuk AC Milan dan Dekati Inter Milan
07 Apr 2026
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
07 Apr 2026
Vinicius Berpeluang ke Liga Inggris, MU dan Man City Berminat?
07 Apr 2026
Bruno Fernandes Sodorkan Nama Pengganti di Manchester United
07 Apr 2026
Terseok di Domestik, Arsenal dan Liverpool Bisa Apa di Liga Champions?