Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ex Nihilo Nihil Fit, John Herdman
Judul: Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ex Nihilo Nihil Fit, John Herdman Jakarta, Dengan segala hormat --untuk saat ini, sekali lagi, untuk saat ini-- Saint Kitts and Nevis itu buka...
Jakarta, Dengan segala hormat --untuk saat ini, sekali lagi, untuk saat ini-- Saint Kitts and Nevis itu bukan level Timnas Indonesia.Menang atas tim peringkat ke-154 FIFA tersebut tentu wajar saja. Mohon maaf, seperti menang besar atas Kamboja atau Brunei, itu sudah seharusnya. Bukan hal istimewa.Kisah debut manis John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak perlu pula di-hiperbola. Harga pasar pemain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis sudah cukup jadi gambaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiHasil Sprint Race MotoGP Amerika: Marquez Crash, Martin MenangHasil Kualifikasi Moto3 GP Amerika: Veda Ega Start Posisi 4Klasemen MotoGP 2026 usai Martin Juara Sprint Race GP AmerikaTeknik dan kualitas individu Indonesia terlihat di atas lawan. Itu realitasnya. Kalau skuad Garuda tak tampil menawan, itu baru aneh. Sejauh ini performa Indonesia masih wajar.Strategi dan kecerdikan sepak bola Herdman juga belum terukur. Apa yang bisa diukur dari kemenangan melawan tim yang secara teknis sangat pantas dikalahkan tim Merah Putih?
Mungkin laga melawan Saint Kitts and Nevis pantas disebut pemanasan. Dan memang ini adalah laga persahabatan saja. Laga sesungguhnya di FIFA Series 2026 adalah melawan Bulgaria.Bulgaria, secara peringkat FIFA berada 40 tangga di atas Indonesia. Namun, peringkat Indonesia tak bisa disebut nyata. Secara permainan, Indonesia setara Bulgaria, bukan 120-an.
Buktinya apa? Indonesia lolos ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Secara teknis, Indonesia hanya kalah dari Jepang dan Australia. Indonesia tak kalah dari Arab Saudi juga Bahrain.Berapa peringkat Arab Saudi? Saat ini, juga tahun lalu, 60-an. Indonesia imbang dengan Arab saat tandang dan menang di kandang. Inilah level sesungguhnya skuad Garuda.Bedanya, kini Indonesia bersama pelatih baru bernama Herdman. Apakah Indonesia masih berada di level yang sama? Pertanyaan ini akan terjawab dalam laga melawan Bulgaria.Kecerdikan sepak bola Herdman akan diuji dalam laga ini mengingat tidak semua pemain terbaik bisa tampil. Namun, 85 persen kekuatan Indonesia ada di hadapan Herdman.Baca analisis selanjutkan pada halaman berikutnya >>>[Gambas:Video CNN]
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Senin (30/3) malam, kiranya akan menjadi malam era baru Timnas Indonesia.Dari pertandingan melawan Bulgaria inilah tonggak baru Timnas Indonesia akan dimulai. Dari sini pula nantinya bisa diukur kampanye 'Memburu Tiket Piala Dunia 2030'.Strategi permainan yang ditanamkan Herdman kepada Jay Idzes dan kawan-kawan akan terlihat. Lini pertahanan Indonesia yang kukuh, dari warisan Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert, akan diuji. Pilihan RedaksiHasil Sprint Race MotoGP Amerika: Marquez Crash, Martin MenangHasil Kualifikasi Moto3 GP Amerika: Veda Ega Start Posisi 4Klasemen MotoGP 2026 usai Martin Juara Sprint Race GP AmerikaJanji Herdman untuk memperuncing lini serang juga akan diuji. Versatilitas yang dibuat Herdman dalam laga melawan Saint Kitts and Nevis, akan mendapatkan tes yang sesungguhnya.Kenaikan demi kenaikan peringkat FIFA Indonesia juga akan dimulai dari sini. Jika kita meyakini, peringkat saat ini hanya ilusi, permainan level sejati Indonesia akan terpampang.Pengamat sepak bola Indonesia, baik nyata maupun maya, akan mengupas ini. Asa dan harapan suporter Indonesia, yang sempat buyar usai gagal ke Piala Dunia 2026, bisa hidup lagi.Kuncinya, tentu saja di mentalitas dan daya juang pemain. Mereka yang akan bertarung di medan permainan. Namun, bagaimana permainan itu terbentuk, tentu pula buah dari idealisme Herdman. [Gambas:Photo CNN]Kalau memang lidah Herdman bertuah di ruang ganti, mari kita nanti. Benarkah daya juang pemain akan menyala-nyala seperti melawan Arab atau redup seperti melawan Jepang?Pendekatan apapun, mau 3-4-3 atau 4-3-3, kiranya tak penting. Yang utama, gaya dan daya main. Kalau pecinta Garuda merasa levelnya masih sama seperti 2024, bukan 2025, ia akan dicinta.Ibarat falsafah, ex nihilo nihil fit; tidak ada yang berasal dari ketiadaan; usaha diperlukan untuk berhasil, hai Herdman inilah momentumnya. Ini saatnya amor vincit onia; cinta menaklukkan segala.Kalau, Timnas Indonesia main enak melawan Bulgaria, mimpi ke Piala Dunia 2030 akan menyala, sehingga proses lewat Piala AFF dan Piala Asia akan didukung penuh suka cita. Itu namanya cinta.[Gambas:Video CNN]
Add
as a preferred source on Google
Malam Penanda Era Baru Timnas Indonesia
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260329075747-498-1342208/timnas-indonesia-vs-bulgaria-ex-nihilo-nihil-fit-john-herdman
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
2 Kritik Hector Souto Usai Indonesia Bantai Brunei di Piala AFF Futsal
06 Apr 2026
Bungkam Lawan-Lawan Tangguh, Verdonk dkk Bisa ke Liga Champions?
06 Apr 2026
Kata-kata Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei
06 Apr 2026
Klasemen Piala AFF Futsal usai Australia Gebuk Malaysia
06 Apr 2026
Hasil Super League: Penalti Gagal, Persik Ditahan Persijap
06 Apr 2026
FOTO: Timnas Indonesia Bantai Brunei di Piala AFF Futsal