Nyaris Bikin Andi Gilang Celaka, Pembalap Malaysia Dihukum
Jakarta, Pembalap JDT Racing Team asal Malaysia, Hafizh Syahrin, jadi sorotan karena melakukan selebrasi berbahaya usai kelas Asian Superbike 1000 pada kejuaraan Asia Road Racing C...
Akibatnya, penyelenggara balapan menerapkan sanksi untuk Hafizh.Race Director kemudian memberi hukuman untuk Hafizh. Sang pembalap dinyatakan melanggar peraturan Pasal 1.21.18, Pasal 1.21.2, dan Pasal 1.21.2.3. Regulasi tersebut mengatur tentang larangan pembalap melaju pelan di trek lurus setelah garis finis.
Akibatnya, Hafizh Syahrin wajib membayar denda US$500 atau Rp8,5 juta dan Long Lap Penalty. Nantinya, Long Lap Penalty akan berlaku di Race 1 pada seri berikutnya di Thailand. Belakangan, pihak klub JDT Racing Team tak menyinggung soal insiden ini. Baik Hafizh Syahrin dan Andi Gilang sama-sama melontarkan komentar bernada positif."Alhamdulillah, kami memenangkannya lagi.
Seperti yang saya bilang, satu kemenangan itu hebat dan kami melakukannya dua kali," ujar Hafizh."Balapan kedua tidak diawali dengan baik. Saya terlempar ke posisi kedelapan dan mampu bangkit. Saya kemudian lebih percaya diri dan nyaman dengan sepeda motor," ucap Andi.Sebelumnya pada Race 1, Hafizh juga menempati peringkat pertama.
Begitu pula dengan Abe dan Andi Gilang yang ada di posisi tiga besar. Di klasemen sementara, Hafizh ada di posisi pertama diikuti Abe dan Andi Gilang. (ikw/nva)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260413132231-156-1347330/nyaris-bikin-andi-gilang-celaka-pembalap-malaysia-dihukum
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Apr 2026
Souto: Futsal adalah Olahraga Sesungguhnya untuk Indonesia
13 Apr 2026
Superkomputer: Kans Arsenal Juara Liga Inggris Turun Jadi 87 Persen
13 Apr 2026
3 Pemain Timnas Indonesia yang Bersinar di Final Piala AFF Futsal 2026
13 Apr 2026
Reaksi Guardiola Usai Viral Fans Man City Olok-olok Arsenal
13 Apr 2026
Jogja Run D-City 2026 Berpotensi Dongkrak UMKM dan Pariwisata Kota
13 Apr 2026
Respons Megawati Usai Pertamina Menang Dramatis Atas Electric PLN