Quadruple Hilang, 'Quad-Trouble' Datang Menghantui Arsenal
Jakarta, Arsenal melangkah tegap penuh percaya diri hingga kompetisi memasuki bulan Maret. Teriakan Quadruple bahkan mengapung di udara, menggema di angkasa namun dalam waktu singk...
Daftar Prestasi Hector Souto di Timnas Futsal Indonesia3 Pemain Timnas Indonesia yang Bersinar di Final Piala AFF Futsal 2026Kepercayaan diri benar-benar tergambar dalam diri Arsenal dan juga para pendukungnya. Bahkan salah satu indikasi juara, menang saat main jelek, juga sudah dilakukan oleh Arsenal.Si Gajah diyakini tidak akan lagi terjatuh lagi di atas pohon. Bahkan bukan hanya gelar Liga Inggris, gelar-gelar kompetisi lainnya macam Carabao Cup, Liga Champions, dan FA Cup juga dinilai bisa direbut Arsenal yang tampil impresif hingga Maret.
Namun yang kemudian, di saat Arsenal dalam posisi bagus, satu per satu mimpi buruk yang terjadi musim-musim sebelumnya dan sudah coba dikubur dalam-dalam oleh Arsenal dan pendukungnya, mulai bangkit dan keluar mengganggu perjalanan Arsenal di fase akhir kompetisi.
Sebelum FIFA Matchday digelar, Arsenal kalah dari Manchester City di Carabao Cup. Kekalahan itu bukan hanya membuat Arsenal gagal meraih quadruple, tetapi juga mulai meruntuhkan kepercayaan diri Arsenal.Bahkan jeda internasional tidak juga menolong Arsenal. Ketika Arsenal kembali berlaga di Piala FA, mereka tumbang dari Southampton. Southampton yang saat ini berlaga di divisi Championship jelas tidak masuk dalam hitungan sebagai lawan yang bisa menyingkirkan Arsenal dari FA Cup.Arsenal dalam masa sulit saat ini lantaran hanya sekali menang dalam empat laga terakhir di seluruh kompetisi. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)Dua kekalahan beruntun, diselingi jeda internasional, membuat Arsenal berada dalam masalah serius. Mereka sudah kehilangan kesempatan meraih dua gelar dalam waktu singkat. Semua kegembiraan di awal Maret mulai lenyap.Quadruple sudah tak lagi bisa digenggam dan treble juga menghilang. Yang tersisa tinggal double lewat kompetisi Liga Inggris dan Liga Champions.Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Arsenal bisa merebut kemenangan di markas Sporting pada leg pertama perempat final Liga Champions. Meski The Gunners butuh gol Kai Havertz di menit akhir, setidaknya kemenangan itu membuat satu kaki Arsenal sudah ada di babak semifinal.Namun mimpi buruk belum benar-benar berlalu. Arsenal kalah 1-2 dari Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris. Kekalahan itu membuat Manchester City kini memegang nasib mereka sendiri dalam perburuan gelar Liga Inggris, sejajar dengan Arsenal.Kini, jauh setelah ambisi quadruple hilang, bayangan terburuk yaitu tanpa gelar justru datang. Bila benar-benar tak bisa menghadirkan satu pun gelar juara dari dua kompetisi tersisa, Arsenal jelas mendapat masalah besar. 'Quadruple' yang berarti empat gelar bisa dipelesetkan jadi 'quad-trouble' yang berarti Arsenal mendapat empat masalah dan gagal juara di empat kompetisi yang mereka ikuti hingga babak akhir tersebut.Pilihan RedaksiTarget Besar Souto di Futsal Indonesia: Gaji yang BaikRespons Ketua FFI Usai Indonesia Runner Up Piala AFF Futsal'El Preman' Hubner Galak: Robek Kaki Lawan, Sindir NAC soal PasporDi titik ini, Arsenal tak punya kesempatan untuk menenangkan diri sejenak, menghirup napas, dan beristirahat. Mereka sudah dinanti jadwal padat tanpa banyak jeda.Di pertengahan pekan ini, Rabu (15/4) waktu setempat, Arsenal akan menghadapi Sporting pada leg kedua perempat final Liga Champions. Sejatinya, kemenangan di leg pertama sudah cukup bagi Arsenal untuk lebih percaya diri, tetapi fakta bahwa Arsenal hanya mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir jelas patut dijadikan kekhawatiran besar.Sudah lini depan tidak tajam seperti biasanya, lini belakang juga rapuh tak berdaya. Dua gol Bournemouth jadi gambaran jelas William Saliba dan Gabriel Magalhaes tidak tampil di level terbaik mereka.Arsenal harus bisa mengatur ulang fokus di tengah jadwal padat. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)Dalam persiapan lawan Sporting, Arsenal juga akan 'diganggu' oleh duel lawan Manchester City yang sudah menunggu di akhir pekan. Tidak seperti Arsenal, Man City sudah tersingkir dari kompetisi Eropa sehingga kondisi mereka dipastikan lebih bugar di akhir pekan nanti.Dalam bayangan-bayangan negatif yang mungkin ada di kepala, Mikel Arteta harus tampil sebagai pemimpin dan membawa Arsenal mengusir itu semua.Arsenal masih pegang kuasa atas nasib mereka. Quadruple memang sudah hilang tetapi 'quad-trouble' belum tentu datang.Arsenal masih bisa keluar sebagai pemenang. Tentunya dengan menyingkirkan beban berat, jauh lebih berat dibanding yang mereka alami di tahun-tahun sebelumnya bersama Arteta.
Arsenal Masih Pegang Kendali di Tangan
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260413152812-142-1347399/quadruple-hilang-quad-trouble-datang-menghantui-arsenal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Apr 2026
Usai Digebuk Vietnam, Pelatih Malaysia Intip Indonesia vs Timor Leste
13 Apr 2026
AFF Futsal Selesai, tapi Kiper Timnas Indonesia Masih Ada 'Kerjaan'
13 Apr 2026
Kata-kata Pelatih Malaysia usai Dibantai Vietnam di Piala AFF U-17
13 Apr 2026
Man City Favorit Juara Liga Inggris Jika Bungkam Arsenal
13 Apr 2026
Souto Blusukan Cari Pemain di Papua dan Maluku untuk Dibawa ke Spanyol
13 Apr 2026
Link Live Streaming Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF U-17