Striker Persija Murka, Tendangan Kungfu Fadly Alberto Tak Layak Ditiru
Jakarta, Striker Persija Jakarta, Eksel Runtukahu menegaskan tendangan kungfu yang terjadi pada laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 di Elite Pro Academy (EPA) U-20 tak pan...
Sebagai pemain, Eksel tak menampik dinamika bisa terjadi dalam sebuah pertandingan. Namun menurutnya, seorang pesepakbola harus mampu mengendalikan emosi dalam situasi tertentu.
"Dari pemain harus lebih tenang, atur emosi, dan sabar. Semua agar bisa berjalan dengan baik pertandingan itu," kata Eksel dalam konferensi pers jelang laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta, Selasa (21/4).
Striker Timnas U-17 Beber Perbedaan Dilatih Kurniawan dan Nova Arianto
Alasan Pembalap Moto3 Bakal Hilang Kendali di Jerez, Termasuk Veda Ega
Ribery Jatuh Hati ke Indonesia: Saya Ingin Kembali Lagi
Pemain 27 tahun itu menilai kekerasan tak berbuah apapun selain kerugian. Terlebih, ia berpendapat laga sepak bola merupakan konsumsi publik untuk semua usia.
"Supaya tidak ada insiden yang seperti kemarin karena merugikan semua. Tidak baik melihat pertandingan yang Bhayangkara lawan Dewa itu karena banyak anak muda yang melihat dan tidak patut dicontoh," ucap Eksel.
Sementara pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza meminta pelaku aksi brutal di EPA Super League 2025/2026 untuk mendapat sanksi berat.
"Tentang Dewa U-20 lawan Bhayangkara, saya sedih sekali terjadi seperti itu. Sebenarnya, saya pikir harus ada denda itu serius untuk situasi seperti itu," kata Souza.
Sebelumnya, catatan kelam sepak bola Indonesia bertambah setelah laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 berakhir penuh amarah.
Laga yang jadi bagian Elite Pro Academy (EPA) U-20 do Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4) itu diwarnai aksi tendangan kungfu yang dilakukan pemain Bhayangkara FC Fadly Alberto Hengga yang berisiko fatal.
(rhr/ikw/rhr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260421221325-142-1350579/striker-persija-murka-tendangan-kungfu-fadly-alberto-tak-layak-ditiru
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
21 Apr 2026
Kenapa Fans Piala Dunia 2026 Tak Boleh Jalan Kaki ke Stadion Metlife?
21 Apr 2026
Samator Ingin Tuntaskan Perebutan Posisi 3 Proliga Lebih Cepat
21 Apr 2026
Reaksi Mengejutkan Pelatih Persija Soal Lawan PSIM Dipindah ke Bali
21 Apr 2026
Ribery Jatuh Hati ke Indonesia: Saya Ingin Kembali Lagi
21 Apr 2026
Apakah Madrid Masih Bisa Kejar Barcelona?
21 Apr 2026
FIFA Rilis Ranking Timnas Putri, Indonesia di Posisi Berapa?