Olahraga 26 Apr 2026 1 views

Jadi Penentu LavAni Juara, Dimas Saputra Deg-degan Gantikan Grozer

Yogyakarta – Dimas Saputra tak bisa menyembunyikan perasaannya. Ia mengaku sempat dilanda kegugupan saat harus menggantikan Gyorgy Grozer dan menjadi penentu kemenangan Jakarta Lav...

Jadi Penentu LavAni Juara, Dimas Saputra Deg-degan Gantikan Grozer
Yogyakarta – Dimas Saputra tak bisa menyembunyikan perasaannya. Ia mengaku sempat dilanda kegugupan saat harus menggantikan Gyorgy Grozer dan menjadi penentu kemenangan Jakarta LavAni Livin' Transmedia di final Proliga 2026, Sabtu (25/4). Namun, ketegangan itu sirna seiring keberhasilan timnya meraih gelar juara.

LavAni sukses merengkuh trofi Proliga 2026 setelah menundukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-22, 25-20, 18-25, 25-22) pada gim kedua grand final di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Kemenangan ini sekaligus memastikan LavAni unggul 2-0 atas Bhayangkara dalam format *best of three* final. Sebelumnya, pada leg pertama, LavAni juga berhasil mengalahkan Bhayangkara dengan skor telak 3-0.

Dalam pertandingan empat set yang mendebarkan itu, LavAni sempat kehilangan set ketiga. Bahkan, di set keempat, mereka sempat tertinggal cukup jauh sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan. Di balik euforia kemenangan tersebut, peran Dimas Saputra sangat krusial. Ini adalah gelar Proliga pertamanya setelah malang melintang bersama berbagai tim.

Dimas masuk ke lapangan menggantikan Gyorgy Grozer, pemain asing LavAni yang merupakan *opposite* utama. Grozer terlihat mengalami kendala fisik di pertengahan set kedua, sehingga Dimas harus turun dari bangku cadangan pada set ketiga. Sepanjang laga, Dimas membuktikan dirinya sebagai *super sub* yang efektif. Pemain kelahiran Samarinda itu berhasil menyumbangkan 5 *attack point* dan 1 *ace*. Puncaknya, *spike* keras Dimas dari posisi dua menjadi poin penentu yang mengunci gelar juara bagi LavAni.

"Saya memberikan yang terbaik buat LavAni. Memang saya sudah dua kali ikut LavAni, tapi kemarin (2025) gagal. Jadi yang kedua ini saya tidak mau mengecewakan lagi, terutama Bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, Pendiri LavAni), mau membanggakan LavAni juga," ujar Dimas seusai laga grand final.

Dimas mengakui, ada beban besar di pundaknya saat ditunjuk menggantikan Grozer. Namun, beban itu perlahan menghilang seiring dengan keberhasilan timnya meraih poin demi poin. "Karena kita voli kan tim ya, jadi bagaimana pun caranya *support* bareng," tambahnya.

*Spike* keras yang menjadi penentu kemenangan LavAni tak lepas dari hasil latihan intensif dan wejangan tim pelatih dalam membaca blok lawan. "Saya ikuti instruksi pelatih, saya masih butuh pelatih dan *alhamdulillah*, poin. Habis ini tarkam *hahaha*, kalau Bapak (SBY) masih mengajak saya lagi ya saya ikut lagi LavAni," pungkas Dimas. Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, juga mengungkapkan bahwa ia sempat membisikkan pesan khusus kepada Dimas sebelum laga leg kedua final dimulai.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260426134131-178-1352209/jadi-penentu-lavani-juara-dimas-saputra-deg-degan-gantikan-grozer
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.