Olahraga 22 May 2026 8 views

Piala Dunia 1966: Football is Coming Home, Inggris Juara

Jakarta, Inggris akhirnya mewujudkan mimpi sebagai inventor sepak bola modern dengan menjuarai Piala Dunia 1966 di hadapan 97.000 penonton di Wembley. Torehan sejarah itu hingga ki...

Piala Dunia 1966: Football is Coming Home, Inggris Juara
Jakarta, Inggris akhirnya mewujudkan mimpi sebagai inventor sepak bola modern dengan menjuarai Piala Dunia 1966 di hadapan 97.000 penonton di Wembley. Torehan sejarah itu hingga kini belum terulang.Piala Dunia 1966 akhirnya digelar di Inggris, negara yang mengklaim diri sebagai penemu sepak bola. Sebelum turnamen itu, Inggris belum sekalipun berhasil menjuarai Piala Dunia dalam empat edisi sebelumnya.Setelah tersingkir di perempat final Piala Dunia 1962 oleh Brasil, Alf Ramsey mengambil alih kursi pelatih timnas Inggris. Ia langsung membuat prediksi berani. Menurutnya, Inggris akan juara Piala Dunia 1966 di kandang sendiri.
Aldila Sutjiadi Berpeluang Rebut Gelar ke-7 di WTA TourMoto3 Selanjutnya di Sirkuit Mugello, Tempat Veda Ega Juara 2 KaliHasil Malaysia Masters: Ubed Kalah, Wakil Indonesia HabisRamsey resmi menjabat sebagai pelatih Inggris pada 1963, dan pernyataannya itu bukan tanpa risiko. Persaingan di turnamen itu sangat ketat, dengan Brasil, Portugal, Jerman Barat, dan Uni Soviet menjadi kandidat kuat.Inggris memulai turnamen dengan hasil imbang 0-0 melawan Uruguay, sebelum bangkit mengalahkan Meksiko dan Prancis untuk lolos ke perempat final. Di babak delapan besar, mereka menghadapi Argentina dalam laga yang penuh kontroversi.
Kapten Argentina, Antonio Rattin, diusir dari lapangan oleh wasit Rudolf Kreitlein setelah berulang kali melakukan protes. Geoff Hurst, yang menggantikan posisi Jimmy Greaves, mencetak gol lewat sundulan dari umpan silang Martin Peters untuk membawa Inggris menang.
Ramsey menolak membiarkan para pemainnya bertukar kaos dengan Argentina usai laga, dan menyebut lawan sebagai "binatang." Di semifinal, Inggris tampil dalam penampilan terbaiknya sepanjang turnamen saat mengalahkan Portugal.Bobby Charlton tampil cemerlang dalam laga semifinal tersebut. Legenda Manchester United itu menjadi kekuatan utama yang membuat Portugal, termasuk Eusebio, tak berdaya. Kemenangan itu membawa Inggris melangkah ke partai puncak melawan Jerman Barat.Baca lanjutan berita ini di halaman selanjutnya>>>
Final digelar pada 30 Juli 1966 di Stadion Wembley di hadapan 97.000 penonton. Jerman Barat unggul lebih dulu ketika Helmut Haller mencetak gol di menit ke-12 setelah memanfaatkan clearance Ray Wilson yang kurang sempurna.Inggris segera membalas enam menit kemudian lewat sundulan Geoff Hurst, diawali umpan panjang sempurna dari kapten Bobby Moore. Martin Peters kemudian menambah keunggulan Inggris menjadi 2-1 di menit ke-78 setelah memanfaatkan bola liar dari tembakan Hurst.Namun drama belum berakhir. Jerman Barat menyamakan kedudukan di menit ke-89 lewat Wolfgang Weber yang menusuk bola dari kemelut di depan gawang, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.Pilihan RedaksiBerapa Banyak Gelar Ronaldo Usai Al Nassr Juara?Belum Juara, Persib Enggak Mau Asal-asalan Lawan PersijapJadwal Aldila Sutjiadi di Final Maroko Open: Selangkah Menuju JuaraDi babak tambahan waktu, Alan Ball tampil energik dan terus menekan pertahanan Jerman yang kelelahan. Ia mengirim umpan untuk Hurst di menit ke-98 yang kemudian melepas tembakan keras ke arah gawang.Bola membentur mistar dan jatuh tepat di garis gawang. Momen itu langsung menjadi kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Wasit Gottfried Dienst berkonsultasi dengan hakim garis Tofik Bakhramov dari Azerbaijan yang kemudian mengesahkannya sebagai gol.Keputusan itu disaksikan sekitar 400 juta penonton televisi di seluruh dunia. Hurst kemudian mengunci kemenangan dengan gol ketiganya di menit akhir tambahan waktu untuk mencetak hattrick.Hurst menjadi satu-satunya pemain yang mencetak hattrick di final Piala Dunia selama 56 tahun, hingga rekornya disamai Kylian Mbappe di final Piala Dunia 2022 di Qatar. Bobby Moore juga mencatatkan dua assist dalam laga final itu. Prestasi itu hanya disamai Pele di final Piala Dunia 1970.Inggris pun berhak mengangkat trofi Jules Rimet, piala yang sempat dicuri sebelum turnamen dan ditemukan oleh seekor anjing bernama Pickles di semak-semak di London Selatan.

Drama Inggris vs Jerman di Partai Puncak

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260522155706-142-1361300/piala-dunia-1966-football-is-coming-home-inggris-juara
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.