Setelah Hattrick Juara Liga Indonesia, Mau Apa Lagi Persib?
Jakarta, Musim lalu tak lolos grup, musim ini 16 besar, musim depan perempat final. Begitu seharusnya Persib Bandung di Liga Champions Asia Two.Tiga kali juara kompetisi kasta tert...
3 Transfer Kejutan Persib di Hattrick Juara: Haye hingga KurzawaEliano Reijnders Terkesima Magis Bobotoh: Lebih Gila dari Fans Eropa!Gubernur Jawa Barat Guyur Persib Bonus Rp1 M di Konvoi Hattrick JuaraBisakah Persib tampil impresif di Liga Champions Asia Two 2026/2027? Tentu saja bisa. Persipura pernah mencapai semifinal AFC Cup 2014, nama lain Liga Champions Asia Two.Namun, harus diakui, belum makomnya klub-klub Indonesia main di Liga Champions Asia Elite. Kalau Persib bisa mengulang pencapaian Persipura atau melampauinya, naik kelas baru pas.
Bojan Hodak sekiranya pula berpikir serupa. Pria asal Kroasia ini sudah sepantasnya bertekad mengukir sejarah di pentas Asia. Kalau merasa tak bisa, ada kalanya mencukupkan diri.Bagaimana caranya agar Persib bisa memenuhi ekspektasi tersebut? Yang pertama, tentu saja, jangan rombak skuad besar-besaran seperti musim sebelumnya.
Hodak dan manajemen Persib niscaya lebih tahu posisi mana yang harus ditambal dan disulam. Lini depan; striker; ujung tombak; juru gedor, itu titik lemah Persib musim ini.Artinya pula mendatangkan striker kaliber jadi tugas utama Persib usai juara Super League 2025/2026. Soal apakah mencari striker asing baru atau lama, itu hanya soal selera saja.Yang pasti, tim berjulukan Maung Bandung ini harus mendatangkan striker tajam lagi. Pemain seperti David da Silva yang tajam dengan 30 gol semusim pada 2023/2024 perlu dicari lagi.Kalau Persib bisa mendatangkan pemain seperti Layvin Kurzawa, yang masa emasnya sudah redup, menghadirkan pemain berkualitas tentu pula perkara sulit, meski tak semudah itu.Baca sambungan analisis ini di halaman berikutnya >>>
Sukses Persib Bandung sudah pasti membuat suporter Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya panas. Hattrick juara Persib adalah tantangan terbuka untuk keduanya.Klub lainnya, seperti Bali United, Dewa United, Maluku United, sebagai entitas baru sepak bola papan atas Indonesia yang kaya raya, sudah pasti pula ingin menghentikan dominasi.Harus diakui bahwa saat ini Persib pada level yang berbeda. Pelatihnya punya tuah di Asia Tenggara dan Asia, pemainnya kompak dan berkualitas, dan suporternya luar biasa. Pilihan Redaksi3 Transfer Kejutan Persib di Hattrick Juara: Haye hingga KurzawaEliano Reijnders Terkesima Magis Bobotoh: Lebih Gila dari Fans Eropa!Gubernur Jawa Barat Guyur Persib Bonus Rp1 M di Konvoi Hattrick JuaraKurang apalagi? Tentu saja manajemen klub. Manajemen Persib mungkin sudah di posisi terbaik di Indonesia, tetapi masih anak bawang di Asia. Ini bukan kritik, hanya saja perlu direnungkan.Kalau Persija, Persebaya, Bali United, Dewa United, atau Maluku United, tak meningkatkan level, Persib akan semakin menghegemoni; pelan dan perlahan mendominasi. Persib berpotensi merajai.Persib perlu dihentikan setelah hatrrick juara liga. Namun, Persib juga berhak menyatakan dengan terbuka, "Silakan kalau mampu". Balik lagi, bisa tidak klub lainnya bersaing?Secara keuangan, Persib paling 'kaya' karena juara liga tiga musim beruntun dan tampil di pentas Asia. Pada saat yang sama klub lainnya masih dominan membakar duit saja. Karena itu jangan salahkan Persib jika mampu mendatangkan dua pemain naturalisasi dari Belanda, Thom Haye dan Eliano Reijnsders. Mereka tak murah, tetapi juga berkualitas.Sekilas, Persebaya akan menjadi penantang serius pada musim 2026/2027. Pelatih mereka, Bernardo Tavares, punya kualitas dan manajemen dalam 'intimidasi' prestasi usia satu abad tim.Cara terbaik Bajul Ijo merayakan hari jadi klub yang ke-100 pada 2027 adalah dengan menjadi kampiun Super League 2026/2026 dan kembali ke pantas Asia pada musim 2027/2028.Lantas, kembali ke awal, bagaimana Persib, apa selanjutnya setelah hattrick juara? Bisakah Persib berbicara lebih lantang di Asia dan terus mendominasi liga? Mari kita nanti musim depan.
Tantangan Terbuka Persib ke Persebaya dan Persija
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260522173923-142-1361336/setelah-hattrick-juara-liga-indonesia-mau-apa-lagi-persib
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Juara Conference League, Perpisahan Manis Glasner dengan Palace
28 May 2026
Palace Juara Conference League, Sapu Bersih Inggris Tunggu Arsenal
28 May 2026
Juara Conference League, Palace Catat Musim Terbaik dalam 120 Tahun
28 May 2026
Hasil Final Conference League: Crystal Palace Juara
28 May 2026
Masalah Kebugaran Pemain Hantui Argentina Jelang Piala Dunia 2026
28 May 2026
Saddil Usai Cetak Sejarah Bersama Persib: Terima Kasih Ibu