Olahraga 27 May 2026 2 views

Prancis di Piala Dunia Bertabur Bintang, Siap jadi Pemenang?

Jakarta, Skuad Prancis di Piala Dunia 2026 begitu mewah. Tapi dengan komposisi bertabur bintang, tak ada jaminan mereka bakal jadi pemenang.Prancis merilis 26 pemain untuk Piala Du...

Prancis di Piala Dunia Bertabur Bintang, Siap jadi Pemenang?
Jakarta, Skuad Prancis di Piala Dunia 2026 begitu mewah. Tapi dengan komposisi bertabur bintang, tak ada jaminan mereka bakal jadi pemenang.Prancis merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 pada 15 Mei. Deretan pemain bintang mengisi daftar dari posisi kiper hingga penyerang.Di pos penjaga gawang, Mike Maignan merupakan kiper utama AC Milan. Lalu di barisan pertahanan ada Hernandez bersaudara, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Wiliam Saliba, dan Dayot Upamecano.Pilihan RedaksiJadi Pelatih Chelsea, Alonso Disebut Mesti Depak 11 PemainHasil Roland Garros: Duel Sengit, Navarro Singkirkan Janice di Fase 1Top 3 Sports: Hasil Drawing Indonesia Open, Janice Tjen TersingkirLini tengah tak kalah garang karena ada N'Golo Kante, Adrien Rabiot, dan Aurelien Tchouaméni. Begitup juga sektor depan dengan opsi melimpah dari Ousmane Dembélé, Michael Olise, hingga Kylian Mbappé.Di tengah barisan mega bintang, terselip pula lima sosok debutan. Mereka adalah Warren Zaïre-Emery, Maghnes Akliouche, Désiré Doué, Bradley Barcola, dan Rayan Cherki.Walaupun berstatus debutan, nama-nama tersebut sudah langganan di masing-masing tim untuk merumput di pentas elite. Kualitasnya pun tak perlu dikhawatirkan.Sehingga di atas kertas, Prancis punya materi cukup untuk kembali menembus final bahkan merengkuh gelar juara. Akan tetapi, situasi ini bisa jadi bumerang jika ujung-ujungnya tak maksimal.Kehadiran Didier Deschamps sebagai pelatih timnas Prancis selama 14 tahun bisa menambah kekompakan tim. Meski tak bisa dimungkiri, pilihan pemainnya untuk Piala Dunia 2026 menuai pro-kontra.Absennya Eduardo Camavinga jadi pertanyaan. Padahal pemain Real Madrid itu merupakan andalan di lini tengah Los Blancos sebagai tandem Tchouameni. Beruntung Les Bleus punya stok gelandang melimpah.Begitu juga di lini depan karena tak ada striker Tottenham Hotspur, Randal Kolo Muani. Deschamps lebih percaya kepada bomber Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Tapi melihat rapor keduanya di Premier League, pilihan Deschamps masuk akal.Mateta punya 15 gol dari total 45 pertandingan di musim 2025/2026. Sedangkan Kolo Muani hanya lima gol dari 41 laga. Di sini terlihat perbedaannya.

Sama halnya ketika memilih Brice Samba alih-alih Lucas Chevalier di posisi kiper. benar bahwa Chevalier adalah kiper dengan kemampuan individu mumpuni, namun tim butuh sosok berpengalaman untuk masuk ke dalam jajaran.Karenanya, keputusan Deschamps tak mengada-ada. Absennya segelintir nama langsung diisi oleh sosok dengan kualitas bintang lima.Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Timnas Prancis sempat mendobrak kutukan juara Piala Dunia akan ambruk di edisi berikutnya. Pada edisi kali ini, apakah mereka tetap top atau justru flop?Berstatus juara di Piala Dunia 2018, Prancis justru tetap ganas di Piala Dunia 2022. Lolos ke babak final jadi buktinya. Andai saja tak tumbang dalam adu penalti, mereka bisa kembali duduk di singgasana.Prancis sebenarnya pernah hancur lebur pada 2002 setelah juara Piala Dunia 1998. Setelah itu, kutukan seperti menghantui para penyabet gelar.Pilihan RedaksiTolak Tawaran Klub Inggris, Cesc Fabregas Bertahan di ComoBojan Menangis Saat Sampaikan Mundur dari PersibPersija Resmi Berpisah dengan Mauricio SouzaAmbil contoh penampilan Jerman di Piala Dunia 2018 setelah juara pada edisi 2014. Begitu juga dengan Spanyol di Piala Dunia 2014 usai kampiun pada 2010.Tapi cerita berbeda terjadi di Piala Dunia 2022. Dengan materi nampak belum ada habisnya, tak menutup kemungkinan Les Bleus kembali berjaya.Di satu sisi, mereka harus melewati sengitnya babak penyisihan. Di Grup I, Kylian Mbappe dan kawan-kawan akan bersaing dengan Senegal, Irak, dan Norwegia.Senegal berstatus juara Piala Afrika 2025. Sedangkan Irak adalah salah satu raksasa di Asia. Sementara Norwegia punya pemain top seperti Maartin Odegaard, Alexander Sorloth, dan Erling Haaland.Prancis perlu jadi juara Grup I untuk mengamankan tiket lolos langsung ke fase gugur sekaligus berpotensi melawan tim 'medioker' dari peringkat ketiga Grup C, D, F, G, atau H.Sebab jika jadi runner-up, maka akan menghadapi peringkat kedua Grup E dengan peserta besar seperti Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.Terlebih jika Prancis finis di peringkat ketiga. Sudah belum pasti lolos babak 32 besar, kalaupun melaju bakal menghadapi juara Grup D, L, B, atau K.Langkah menghadapi dua lawan pada sesi FIFA Matchday Juni 2026 adalah keputusan tepat. Terlebih berhadapan dengan Pantai Gading dan Irlandia Utara sebagai tim potensial dari masing-masing benua. Dua laga tersebut jadi kesempatan bagi Deschamps untuk meracik formula terbaik.

Prancis Sempat Dobrak Kutukan, Kini Kembali Top atau Flop?

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260527012146-142-1362721/prancis-di-piala-dunia-bertabur-bintang-siap-jadi-pemenang
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.