Olahraga 27 May 2026 6 views

Gol 'Tangan Tuhan' Maradona di Balik Argentina Juara Piala Dunia 1986

Jakarta, Argentina meraih gelar Piala Dunia 1986 di Meksiko ketika Diego Maradona tampil sebagai arsitek utamanya. Hal itu merujuk gol kontroversi Maradona yang kemudian dikenal se...

Gol 'Tangan Tuhan' Maradona di Balik Argentina Juara Piala Dunia 1986
Jakarta, Argentina meraih gelar Piala Dunia 1986 di Meksiko ketika Diego Maradona tampil sebagai arsitek utamanya. Hal itu merujuk gol kontroversi Maradona yang kemudian dikenal sebagai gol "Tangan Tuhan."Piala Dunia 1986 semula dijadwalkan digelar di Kolombia, namun negara itu tak sanggup memenuhi tuntutan ekonomi penyelenggaraan. Meksiko pun ditunjuk sebagai tuan rumah pengganti meski baru setahun sebelumnya diguncang gempa bumi dahsyat yang menewaskan 25.000 jiwa.Argentina datang ke Meksiko dengan misi yang jelas bagi Maradona: menebus kegagalan pahit di Piala Dunia 1982 sekaligus membuktikan diri usai periode sulit di Barcelona. Sejak laga pertama, ia menjadi nyawa bagi Argentina hingga keluar sebagai juara.
Jadi Pelatih Chelsea, Alonso Disebut Mesti Depak 11 PemainPrancis di Piala Dunia Bertabur Bintang, Siap jadi Pemenang?TC Timnas Indonesia Dimulai, 2 Bintang Persib Langsung MerapatMaradona terlibat dalam setiap gol Argentina di fase grup, termasuk mencetak gol penyama kedudukan saat menghadapi Italia selaku juara bertahan. Ia menjadi poros serangan yang membawa Argentina melaju mulus ke perempat final.Di perempat final, Argentina bertemu Inggris. Laga ini berlangsung hanya empat tahun setelah kedua negara terlibat perang di Kepulauan Falkland.
Menit ke-51, gol kontroversial Maradona mengubah arah pertandingan. Satu dua Maradona dan Jorge Valdano berakhir dengan sepakan keras Valdano yang mengenai pemain belakang Inggris hingga bola melambung ke udara.Maradona, dengan postur yang jauh lebih kecil, berduel dengan kiper Inggris. El Pelusa lalu melompat dan memukul bola dengan tangan kirinya hingga masuk ke gawang. Wasit Tunisia Ali Bin Nasser mengesahkan gol tersebut.Maradona sadar betul bola itu ditepis tangannya, bukan kepalanya. Ia langsung berteriak ke rekan-rekannya agar terus merayakan gol demi meyakinkan wasit. Ia juga tahu wasit tidak berada di posisi yang tepat untuk melihat dengan jelas.Baca di halaman berikutnya>>>
Tiga menit kemudian, Diego Maradona membuktikan kelasnya dengan cara yang berbeda. Ia menerima bola dari lini tengah, lalu meliuk-liuk melewati empat pemain Inggris sebelum masuk ke kotak penalti dan menundukkan Peter Shilton.Inggris sempat memperkecil ketertinggalan lewat Gary Lineker setelah masuknya John Barnes. Namun Argentina mempertahankan kemenangan 2-1 dan melaju ke semifinal, di mana Maradona kembali tampil sebagai pembeda dengan dua gol indah ke gawang Belgia.Final Piala Dunia 1986 mempertemukan Argentina dan Jerman Barat. Di babak pertama, bek tengah Jose Luis Brown membuka keunggulan lewat sundulan dari umpan bebas Jorge Burruchaga, sebelum Jorge Valdano menggandakan menjadi 2-0.Pilihan RedaksiHasil Roland Garros: Duel Sengit, Navarro Singkirkan Janice di Fase 1Bojan Menangis Saat Sampaikan Mundur dari PersibTop 3 Sports: Hasil Drawing Indonesia Open, Janice Tjen TersingkirJerman Barat bangkit lewat dua gol yang mengejutkan. Karl-Heinz Rummenigge mencetak gol dari assist Rudi Voeller, sebelum Voeller sendiri menyamakan kedudukan menjadi 2-2 delapan menit sebelum laga usai. Argentina yang sempat menguasai pertandingan mendadak terancam.Dua menit setelah gol penyama kedudukan Jerman Barat, Maradona membuktikan bahwa turnamen itu memang miliknya. Ia mengakhiri dribel berkelok dengan umpan terobosan sempurna kepada Jorge Burruchaga untuk kemudian menaklukkan kiper Schumacher.Argentina menang 3-2 dan meraih gelar Piala Dunia untuk kali kedua. Meski tak elok jika sebuah tim disebut hanya bergantung pada satu pemain, tidak ada satu pun pemain lain dalam sejarah Piala Dunia yang memberikan pengaruh sebesar Maradona terhadap nasib sebuah turnamen. Maradona menutup turnamen dengan lima gol dan lima assist. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mencetak dua gol paling ikonik dan paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia sekaligus terjadi di laga yang sama.Kisah di balik "Tangan Tuhan" akhirnya diungkap Maradona sendiri. Ia mengaku sudah mempelajari gaya bertahan Inggris sebelum laga. Maradona sadar jika wasit Ali Bin Nasser tidak berada di posisi yang tepat saat insiden terjadi.Sampai akhir hayatnya, Maradona tak pernah menyesali gol kontroversial yang terjadi saat melawan Inggris di Piala Dunia 1986.

Tak Pernah Menyesali Gol Kontroversial ke Inggris

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260527092316-142-1362746/gol-tangan-tuhan-maradona-di-balik-argentina-juara-piala-dunia-1986
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.