Olahraga 21 Jun 2026 2 views

Dicueki di Bandara Jelang Tanding Lawan Belgia, Pelatih Iran Murka

Jakarta, Pelatih tim nasional (Timnas) Iran Amir Ghalenoei murka karena para pemain dibiarkan menunggu dengan koper yang sudah dikemas di bandara saat akan menuju Los Angeles Ameri...

Dicueki di Bandara Jelang Tanding Lawan Belgia, Pelatih Iran Murka
Jakarta, Pelatih tim nasional (Timnas) Iran Amir Ghalenoei murka karena para pemain dibiarkan menunggu dengan koper yang sudah dikemas di bandara saat akan menuju Los Angeles Amerika Serikat (AS).Luapan emosi tersebut disampaikan Ghalenoi saat konferensi pers menjelang pertandingan melawan Belgia, Minggu (21/6).Selain itu, Ia juga membeberkan telah dikucilkan oleh 47 manajer lainnya di Piala Dunia 2026 dan kembali mengecam perlakuan 'tidak adil' yang diterima Iran selama turnamen.

Timnas Iran sejak awal sudah 'diganggu' AS terkait masalah visa dan pengetatan perjalanan saat masuk dan keluar dari AS sebelum dua pertandingan pembuka mereka di Grup G Piala Dunia.Iran mendarat di Los Angeles pada Sabtu siang yang artinya hanya 24 jam sebelum pertandingan mereka melawan Belgia di Stadion SoFi. Sementara Belgia sudah tiba sehari sebelumnya.
AS Ngotot Iran Harus Tetap Bolak-balik ke Meksiko Jelang Lawan BelgiaGhalenoei mengungkapkan bahwa FIFA mencoba menyewa penerbangan lebih awal ke Los Angeles pada hari Jumat, tetapi rencana tersebut gagal."Untuk menghilangkan hambatan, [presiden FIFA] Infantino mencoba meminimalkan masalah yang kami hadapi. Mereka [FIFA] menelepon saya mengatur penerbangan pukul 6 sore, dan saya menyambut baik itu. Tetapi kami duduk dan hanya menunggu dan menunggu di bandara," kesal Ghalenoei mengutip dailymail."Kami menunggu sampai pukul 7 malam, tidak terjadi apa-apa. Itu akan memengaruhi mental kami, terutama saya sebagai pelatih kepala. Saya tahu FIFA sedang berusaha sebaik mungkin, saya berterima kasih kepada mereka untuk itu, tetapi mereka telah berhasil," tambahnya.Lebih lanjut, Iran juga menyesalkan kurangnya dukungan dari tim lain di turnamen Piala Dunia 2026.'Saya belum mendapat reaksi apa pun dari siapa pun. Keluhan kami berkaitan dengan cara [penyelenggara Piala Dunia] memperlakukan kami. Saya belum mendengar kabar dari pelatih lain, mereka sibuk dengan tim mereka sendiri, dan kami tidak menerima [simpati] apa pun," katanya.Ghalenoei juga menyinggung pelatih Timnas Belgia terkait beda urusan sepak bola dan politik."Sepertinya pelatih terhormat Belgia [Rudi Garcia] mengatakan bahwa kita di sini untuk sepak bola dan bukan politik," katanya.Lihat Juga :Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026Sebelumnya, AS kukuh tidak akan melonggarkan pembatasan perjalanan super ketat tim sepak bola Iran selama Piala Dunia 2026 di Los Angeles dan Seattle.Jelang melawan Belgia di SoFi Stadium, atau Los Angeles Stadium, Inglewood, California, Senin (22/6) pukul 02.00 WIB nanti, Iran kembali dilarang memasuki wilayah AS sehari sebelum pertandingan.Padahal, Iran sudah dijanjikan FIFA bahwa mereka akan tiba di Los Angeles, California, dua hari sebelum kickoff pertandingan keduanya di Grup G Piala Dunia 2026 melawan Belgia.Namun, rezim Donald Trump tak menggubris jaminan FIFA itu, sehingga untuk kedua kalinya Iran mesti pulang pergi Tijuana (Meksiko)-Los Angeles (AS) dalam waktu 24 jam.Tijuana adalah base camp dadakan timnas Iran yang seharusnya berada di Tucson di Arizona, Amerika Serikat. Kebijakan itu dikeluarkan setelah pemerintahan Donald Trump menolak Iran berada lebih dari 24 jam di negara itu.Federasi sepak bola Iran sudah mengajukan surat keluhan resmi kepada FIFA atas penolakan AS itu. Ghalenoei menyatakan bahwa timnya adalah "tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia".Lihat Juga :Piala Dunia 2026: Pemain Iran Dikelilingi Orang dengan Senapan Mesin (tim/dal)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260621203611-142-1371576/dicueki-di-bandara-jelang-tanding-lawan-belgia-pelatih-iran-murka
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.