Cara Hitung Manual Full to Full Konsumsi BBM Mobil
Judul: Cara Hitung Manual Full to Full Konsumsi BBM Mobil Jakarta, Anda bisa mendapatkan estimasi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) memanfaatkan fitur yang tersedia di mobil. Nam
Jakarta, Anda bisa mendapatkan estimasi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) memanfaatkan fitur yang tersedia di mobil. Namun bila tak tersedia atau mau yang lebih akurat, Anda bisa memakai cara manual sederhana yakni menghitung full to full.Cara ini mengukur berapa banyak BBM yang dihabiskan sepanjang berkendara lalu dibagi jarak tempuh kilometer.Lihat Juga :Tips Hemat Baterai Mobil Listrik Selama Perjalanan Libur Nataru
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengisi BBM di SPBU sampai benar-benar penuh hingga ke ujung leher pipa tangki bahan bakar. Tandai batas genangan BBM di ujung leher pipa karena nanti akan menjadi patokan saat mengisi ulang.Jangan lupa catat atau foto indikator di dispensi SPBU buat mengetahui berapa banyak BBM yang masuk. Alternatifnya Anda bisa meminta struk pengisian yang berisi informasi tersebut.
Sebelum mulai berkendara, reset trip meter atau Anda bisa juga mencatat angka odometer. Selain itu reset indikator efisiensi BBM bila fitur ini tersedia untuk nanti dijadikan perbandingan dengan hitung manual full to full.Kemudian gunakan mobil seperti biasa selama periode tertentu. Anda bisa menentukan rute perjalanan, apakah ingin di dalam kota saja atau perlu ke luar kota, buat mengetahui efisiensi BBM kombinasi.Setelah selesai, isi kembali BBM di SPBU hingga mencapai titik di ujung leher pipa tangki seperti pengisian pertama. Catat, foto atau minta struk pengisian buat mengetahui berapa liter BBM yang diisi.Untuk mengetahui efisiensi BBM full to full ini, hitung jarak tempuh yang dilalui kemudian dibagi berapa liter BBM yang sudah diisi.Konsumsi BBM = Jarak Tempuh ÷ Volume BBM saat Pengisian KeduaSebagai contoh, angka pada odometer awal menunjukkan 200 km dan pada pengisian kedua 500 km maka jarak tempuhnya 300 km. Sedangkan pengisian BBM kedua menunjukkan angka 20 liter.Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut:Konsumsi BBM = (500 km - 200 km) ÷ 20 liter = 15 km per literArtinya mobil Anda menghabiskan 1 liter bahan bakar setiap 15 km. Anda bisa membandingkannya dengan indikator efisiensi BBM di mobil, seharusnya lebih akurat metode full to full.Tips menghemat penggunaan BBMAda banyak faktor yang memengaruhi peningkatan konsumsi BBM, seperti gaya berkendara, pemilihan jenis BBM, beban muatan, tekanan ban, cuaca hingga kesehatan kondisi mesin. Berikut tips untuk menjaga konsumsi BBM Anda tetap hemat.1. Mengemudi halusKecepatan rendah bukan berarti irit, kecepatan tinggi juga tak berarti boros. Mobil bakal mencapai titik paling irit ketika melaju pada momentum seimbang atau 'melayang'.Agar irit Anda perlu menghindari akselerasi dan pengereman mendadak. Gerakan pedal gas dan rem mesti dilakukan secara halus, disarankan banyak memanfaatkan momentum.2. Pilihlah jenis BBM yang tepatPenting menggunakan jenis BBM sesuai spesifikasi mesin seperti kompresi atau standar Euro. Penggunaan BBM oktan rendah pada mesin berkompresi tinggi bisa mengurangi efisiensi, salah satunya karena titik pengapian berubah dan pembakaran tak ideal.3. Hindari muatan berlebihMuatan berlebih dapat menekan mesin untuk bekerja lebih keras sehingga konsumsi BBM juga meningkat. Hindari memaksakan membawa muatan lebih pada mobil Anda untuk konsumsi BBM yang lebih efisien.Lihat Juga :Tips OtomotifRisiko Membiarkan Motor Terkena Hujan Terlalu Lama4. Pastikan tekanan ban sesuai standarTekanan udara ban terlalu tinggi bisa bikin irit BBM, tetapi dampaknya traksi berkurang hingga memperbesar risiko keselamatan. Selain itu tekanan tinggi bikin ban menjadi lebih keras, efeknya bikin sulit dikendalikan dan tidak nyaman di jalan rusak.Tekanan ban terlalu rendah menambah traksi tetapi berisiko pecah ban karena panas dan membuat mesin bekerja lebih berat sehingga butuh BBM lebih banyak.Selalu pastikan tekanan ban sesuai standar untuk menghindari pengeluaran biaya BBM berlebihan.5. Cek kondisi mesin dan servis berkalaMesin yang bermasalah membuat proses pembakaran tidak sempurna sehingga konsumsi BBM menjadi lebih boros. Lakukan pengecekan dan servis berkala untuk menjaga kondisi mesin dan komponen mobil tetap optimal. (iqb/fea)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260106180112-592-1314235/cara-hitung-manual-full-to-full-konsumsi-bbm-mobil
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Strategi Daihatsu Indonesia Saat LCGC Semakin Sedikit yang Beli
13 Feb 2026
FOTO: VinFast Limo Green Lebih Murah di IIMS 2026
13 Feb 2026
Cuma 600 Unit, Apa Hebatnya Destinator Edisi Ultah 55 Mitsubishi?
13 Feb 2026
Kawasaki Masih Jual Ninja 250 Produksi 2024, Harga Turun Rp25 Jutaan
13 Feb 2026
10 Mobil Terlaris Januari 2026 Innova Kembali Memimpin
12 Feb 2026
Vingroup dan Vinhomes Masuk Time Asia-Pacific's Best Companies 2026