Ikuti China, AS Bakal Larang Gagang Pintu Elektronik Mobil Listrik
Amerika Serikat sedang mempertimbangkan rancangan undang-undang baru yang bertujuan melarang penggunaan gagang pintu elektrik pada mobil. Rancangan undang-undang ini, yang dijuluki...
Gagang pintu elektrik, yang dapat keluar-masuk secara otomatis seperti yang digunakan pada mobil listrik Tesla dan BYD, telah menjadi ciri khas desain kendaraan listrik modern. Desain ini diklaim dapat meningkatkan efisiensi aerodinamika bodi mobil, meskipun hanya memberikan sedikit peningkatan pada jarak tempuh.
Namun, desain ringkas ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pintu mungkin tidak dapat terbuka saat terjadi kecelakaan, sehingga menyulitkan evakuasi penumpang. Anggota DPR AS Robin Kelly (IL-02) menyatakan bahwa SAFE Exit Act dibuat untuk mewajibkan produsen menyediakan pintu manual yang mudah diakses.
Kelly menyebutkan bahwa setidaknya 15 orang telah meninggal dalam kecelakaan mobil karena pintu Tesla yang tidak dapat terbuka. Ia menambahkan bahwa RUU ini akan mewajibkan National Highway and Traffic Safety Administration (NHTSA) untuk menerbitkan aturan final yang menetapkan persyaratan kinerja dan pelabelan untuk pintu elektrik. Aturan ini secara khusus akan mewajibkan "pembuka manual yang mudah ditemukan untuk setiap pintu."
Kelly juga mengkritik CEO Tesla, Elon Musk, dengan menyatakan bahwa keuntungan dan gaya tidak seharusnya lebih diutamakan daripada nyawa manusia. Menurutnya, desain Tesla tidak aman dan efisien, serta telah merenggut nyawa. Ia menyebut bahwa ketika kecelakaan atau hilangnya daya membuat pengemudi dan penumpang terjebak di dalam mobil mereka sendiri, itu bukanlah inovasi melainkan kegagalan keselamatan.
RUU tersebut juga akan mewajibkan produsen menyediakan cara bagi petugas penyelamat untuk mengakses kendaraan dari luar saat daya hilang. Langkah ini mengikuti inisiatif serupa yang akan diberlakukan di China mulai tahun 2027 dengan alasan yang sama.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260109140536-603-1315262/ikuti-china-as-bakal-larang-gagang-pintu-elektronik-mobil-listrik
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
05 Apr 2026
Indef: Insentif Mobil Elektrifikasi untuk Redam Lonjakan Harga Minyak
03 Apr 2026
Viral Warga Minum Oli 2 Tak Saat Lebaran, Ini Kata Pabrikan
03 Apr 2026
Panduan Singkat Beralih ke Mobil Listrik Bagi Pemula
03 Apr 2026
Ada Dispensasi Urus Perpanjangan SIM Mati Hari Ini
02 Apr 2026
Motor Diisi Pertamax Campur Pertalite Biar Hemat Biaya BBM, Aman?
02 Apr 2026
Giicomvec 2026 Digelar Bulan Ini, Ramai Mobil Niaga dan Ada Merek Baru