Suzuki Jual Pabrik di Thailand ke Ford
Judul: Suzuki Jual Pabrik di Thailand ke Ford Jakarta, Suzuki Motor akan menjual pabriknya di Thailand kepada Ford Motor setelah operasional produksi dihentikan akhir tahun 2025 l...
Jakarta, Suzuki Motor akan menjual pabriknya di Thailand kepada Ford Motor setelah operasional produksi dihentikan akhir tahun 2025 lalu. Penghentian operasi ini terjadi akibat meningkatnya persaingan dengan produsen asal China.Juru bicara Suzuki mengatakan alasan penjualan pabrik adalah penetrasi mobil subkompak di Thailand yang belum mencapai target. Menurut data Toyota Motor Thailand, volume penjualan Suzuki periode Januari-November 2025 turun 14 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.Lihat Juga :Toyota Jual Kembaran Mobil Listrik e Vitara, Namanya Ebella di India
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memutuskan untuk menjual (pabrik) karena mobil subkompak belum mencapai penetrasi yang diharapkan, dan juga dengan mempertimbangkan dampak penguatan baht dan faktor-faktor lainnya," ujarnya, melansir Nikkei, pada Jumat (23/1).Suzuki dan Ford saat ini telah menandatangani perjanjian untuk penyerahan pabrik di Provinsi Rayong, Thailand Timur. Meski harga akuisisi tidak diungkapkan, tanah dan aset lainnya direncanakan untuk segera pindah tangan dalam beberapa bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik ini berdiri tepat di sebelah pabrik milik Ford dengan lahan seluas 66 hektar dan bangunan seluas 65 ribu meter persegi. Tampaknya, produsen Amerika Serikat ini mengakuisisi pabrik Suzuki untuk perluasan operasional produksi di masa mendatang.Penjualan pabrik Suzuki menunjukkan ada pergantian target dan strategi bisnis dari produsen otomotif Jepang di Thailand. Alasannya, pangsa pasar produsen Jepang yang sebelumnya dominan ditekan oleh pesaing baru asal China.Sebagai konteks, produsen China datang sebagai pemain unggul sejak memasuki pasar otomotif Thailand. Pangsa pasarnya tumbuh empat kali lipat pada 2025 menjadi 21 persen hanya dalam waktu 3 tahun.Lihat Juga :Recall Nyaris 13 Juta Mobil Sepanjang 2025, Produsen Ini Malah BanggaSebelumnya, produsen asal Jepang mendominasi pangsa pasar otomotif Thailand di angka 90 persen hingga tahun 2020. Masuknya pesaing dari China menekan dominasi pasar Jepang menjadi 69 persen periode Januari-November 2025.Produsen Jepang lainnya juga turut mengurangi intensitas operasional di Thailand dengan Honda menggabungkan dua pabriknya, Nissan menghentikan operasional satu pabriknya, serta Mitsubishi menjeda produksi di salah satu dari tiga pabriknya. (iqb/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260126174405-587-1321260/suzuki-jual-pabrik-di-thailand-ke-ford
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
BRIN Garap SNI untuk Steker dan Soket Isi Daya Motor Listrik
05 Apr 2026
Indef: Insentif Mobil Elektrifikasi untuk Redam Lonjakan Harga Minyak
03 Apr 2026
Viral Warga Minum Oli 2 Tak Saat Lebaran, Ini Kata Pabrikan
03 Apr 2026
Panduan Singkat Beralih ke Mobil Listrik Bagi Pemula
03 Apr 2026
Ada Dispensasi Urus Perpanjangan SIM Mati Hari Ini
02 Apr 2026
Motor Diisi Pertamax Campur Pertalite Biar Hemat Biaya BBM, Aman?