Otomotif 02 Mar 2026 9 views

Terungkap, Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar Sempat Diterima

Mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, senilai Rp8,5 miliar yang sempat memicu kontroversi, ternyata sudah diterima sebelum akhirnya dikembalikan. Kepala Dinas Komunik...

Terungkap, Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar Sempat Diterima
Mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, senilai Rp8,5 miliar yang sempat memicu kontroversi, ternyata sudah diterima sebelum akhirnya dikembalikan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa serah terima mobil Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e berwarna putih itu dilakukan pada 20 November 2025, namun posisinya masih di Jakarta.

Varian LWB dari SUV ini dibanderol Rp7,43 miliar, sementara varian SV LWB dijual Rp10,66 miliar. Faisal menambahkan bahwa meskipun sudah diserahterimakan, mobil tersebut masih berada di Jakarta. Sesuai arahan Gubernur, KPA dan PPK telah berkoordinasi dengan penyedia, yang bersedia menerima pengembalian mobil tersebut. Surat resmi pengembalian juga telah dikirim pada Jumat lalu.

Keputusan pengembalian ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang berkembang belakangan ini. Faisal memastikan bahwa kendaraan tersebut belum pernah digunakan untuk operasional Pemprov Kaltim. Gubernur Rudy Mas'ud mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang disampaikan, serta telah memerintahkan KPA dan PPK untuk segera memproses pengembalian mobil baru tersebut.

Range Rover 3.0 LWB Autobiography adalah SUV *plug-in hybrid* (PHEV) yang dibekali mesin 3.0 liter 6 silinder. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 121 km dalam mode listrik penuh. Untuk pengisian daya, baterai mobil asal Inggris ini dapat terisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 60 menit menggunakan pengisian cepat DC 50 kW. Akselerasi 0-100 km per jam dapat tuntas dalam 5,8 detik dengan kecepatan puncak mencapai 225 km per jam.

Rudy Mas'ud, melalui unggahan suara di akun Instagram resminya, mengaku telah mendengar suara warga yang sebagian besar menolak pengadaan mobil dinas tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusannya tidak akan mengganggu kualitas pemerintahan. "Keputusan ini kami ambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kaltim. Kami menegaskan keputusan ini, insya Allah tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan, dan tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal," kata Rudy.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kaltim dan seluruh Indonesia, serta mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh masyarakat melalui berbagai platform. "Fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat. Di bulan yang penuh maghfirah, teriring permohonan maaf kami kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kaltim," tutup Rudy.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260302154501-579-1333457/terungkap-mobil-dinas-gubernur-kaltim-rp85-miliar-sempat-diterima
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.