Pertamina Lubricants Kawal Pemudik Lebaran 2026
Pertamina Lubricants berkomitmen untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik Lebaran 2026. Untuk pemudik sepeda motor di jalur Pantura, perusahaan mendirikan Lesehan Endu...
Di kedua lokasi utama ini, pemudik dapat menikmati berbagai fasilitas seperti ruang tunggu, area istirahat, pijat dan refleksi, potong rambut, pemeriksaan kesehatan ringan, area bermain anak, serta layanan pengecekan kendaraan gratis. Takjil dan makan sahur gratis juga disediakan.
Selain itu, Lesehan Enduro diperluas ke tujuh lokasi baru: Simpang Jomin (Bekasi-Cikampek), Nagreg, Ciamis, Ajibarang, Nganjuk, Ngawi, dan ASDP Banyuwangi. Di lokasi-lokasi ini, layanan difokuskan pada ganti oli.
Sementara itu, untuk pemudik mobil di jalur tol utama, Selasar Fastron akan hadir pada 14-19 Maret 2026 di Serambi MyPertamina yang berlokasi di Rest Area KM 57A dan KM 379A Tol Surabaya-Madiun, Tol Surabaya-Malang KM 66, serta Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Pemudik mobil dapat memanfaatkan layanan ganti oli dengan ruang tunggu ber-AC, area bermain anak, takjil dan sahur gratis, pemeriksaan kesehatan ringan, serta pengecekan kendaraan gratis.
**Antisipasi Bisnis Pelumas di Tengah Konflik Global**
Pertamina Lubricants terus memantau dinamika geopolitik global, khususnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat-Israel. Perusahaan menegaskan bahwa pasokan pelumas untuk pasar domestik tetap aman.
"Ini perkembangan yang dinamis, kami terus memantau setiap hari. Yang pasti, kami berkomitmen dan berupaya menjaga stok di domestik tetap aman," kata Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing Pertamina Lubricants di Jakarta, Rabu (4/3).
Dari sisi bahan baku, Pertamina menyatakan sebagian besar kebutuhan dasar produksi pelumas masih berasal dari dalam negeri, sehingga risiko gangguan pasokan relatif terkendali. Base oil mineral dipasok dari Kilang Cilacap, sementara base oil sintetik diproduksi di Dumai. "Kita base oil mineral dari Cilacap, sintetiknya itu dari Dumai," tambahnya.
Dengan sumber bahan baku dari Indonesia, Nugroho berharap tidak ada gangguan berarti terhadap produksi pelumas untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Saat ini, Pertamina Lubricants menjangkau sekitar 17 negara ekspor, termasuk Australia, Thailand, Jepang, dan beberapa negara di Afrika seperti Nigeria. Yaman, yang merupakan negara pendukung Iran, juga menjadi salah satu destinasi ekspor.
Menyikapi kondisi tersebut, Nugroho mengatakan Pertamina tetap menjaga keberadaan produknya di Yaman agar tidak kehilangan pasar. Pertamina juga mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan penetrasi pasar di negara tersebut beberapa kali sebelum konflik terjadi.
"Masih berjalan, tapi dengan kondisi ini kami tetap *maintenance* supaya tidak hilang. Harapan kami tentu tidak akan terganggu walau mungkin pelayanan ada penyesuaian," tutup Nugroho.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260305140057-584-1334665/pertamina-lubricants-kawal-pemudik-lebaran-2026
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
05 Apr 2026
Indef: Insentif Mobil Elektrifikasi untuk Redam Lonjakan Harga Minyak
03 Apr 2026
Viral Warga Minum Oli 2 Tak Saat Lebaran, Ini Kata Pabrikan
03 Apr 2026
Panduan Singkat Beralih ke Mobil Listrik Bagi Pemula
03 Apr 2026
Ada Dispensasi Urus Perpanjangan SIM Mati Hari Ini
02 Apr 2026
Motor Diisi Pertamax Campur Pertalite Biar Hemat Biaya BBM, Aman?
02 Apr 2026
Giicomvec 2026 Digelar Bulan Ini, Ramai Mobil Niaga dan Ada Merek Baru