Nasib Mobil Listrik, Beli Rp700 Jutaan Dijual Bekas Jadi Rp350 Juta
Judul: Nasib Mobil Listrik, Beli Rp700 Jutaan Dijual Bekas Jadi Rp350 Juta Jakarta, Harga mobil listrik bekas di Indonesia menunjukkan penurunan tajam seiring bertambahnya usia ke...
Jakarta, Harga mobil listrik bekas di Indonesia menunjukkan penurunan tajam seiring bertambahnya usia kendaraan. Salah satu contohnya Hyundai Ioniq 5 yang kini dijual dengan harga jauh lebih rendah dibanding kondisi baru.Berdasarkan pantauan pada situs jual beli mobil bekas OLX, Ioniq 5 keluaran awal 2022 kini ditawarkan di kisaran Rp350 juta hingga Rp450 juta. Padahal saat baru, mobil listrik tersebut dijual Rp700 jutaan, sedangkan saat ini Hyundai melego Ioniq 5 anyar mulai Rp800 jutaaan.Lihat Juga :Dealer Ferrari Indonesia Jualan Mobil Bekas Mulai Rp6,9 Miliar
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Direktur OLXmobbi Agung Iskandar, penurunan harga ini mencerminkan depresiasi mobil listrik yang relatif besar, bahkan mencapai 50 persen."Tapi kalau harga sudah stabil seperti Ioniq 5 dan Air EV turunnya lumayan, tiga tahun bisa 50 persenan," kata Agung di Jakarta, Kamis (5/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ioniq 5 sekarang tahun 2022 itu sekitar Rp350 juta sampai Rp450 juta, barunya masih Rp800 juta," ujarnya lagi.Kata Agung depresiasi harga mobil listrik bekas juga dipengaruhi strategi diskon mobil baru serta munculnya model mobil listrik lain dengan spesifikasi dan harga lebih kompetitif."Dan sekarang banyak juga mobil listrik lebih bagus baru dan lebih murah," kata Agung.Dari sisi pasar, jumlah mobil listrik bekas yang ditawarkan juga masih sangat sedikit. Berdasarkan data OLX, iklan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) hanya sekitar 1 persen dari total iklan mobil bekas secara keseluruhan pada platform tersebut.Lihat Juga :Penjualan Mobil BYD Ambruk Februari 2026, Terparah Sejak PandemiIa menjelaskan jumlah mobil listrik bekas yang dijual masih terbatas karena tren kendaraan listrik di Indonesia baru berkembang dalam satu hingga dua tahun terakhir.Selain itu, sebagian pemilik juga cenderung menahan mobilnya karena nilai jual kembali yang turun cukup dalam."Kalau dari kami jawabannya konsisten, yang jual masih dikit. Mobil listrik baru ngetren satu dua tahun terakhir. Sudah gitu mau jual kecuali dia niat mau jual, kalau enggak sayang, soalnya depresiasinya lumayan jauh," ujarnya. (ryh/fea)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260306142337-587-1335070/nasib-mobil-listrik-beli-rp700-jutaan-dijual-bekas-jadi-rp350-juta
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
05 Apr 2026
Indef: Insentif Mobil Elektrifikasi untuk Redam Lonjakan Harga Minyak
03 Apr 2026
Viral Warga Minum Oli 2 Tak Saat Lebaran, Ini Kata Pabrikan
03 Apr 2026
Panduan Singkat Beralih ke Mobil Listrik Bagi Pemula
03 Apr 2026
Ada Dispensasi Urus Perpanjangan SIM Mati Hari Ini
02 Apr 2026
Motor Diisi Pertamax Campur Pertalite Biar Hemat Biaya BBM, Aman?
02 Apr 2026
Giicomvec 2026 Digelar Bulan Ini, Ramai Mobil Niaga dan Ada Merek Baru