Pemerintah Pertimbangkan Gelontorkan Lagi Insentif Kendaraan Listrik
Judul: Pemerintah Pertimbangkan Gelontorkan Lagi Insentif Kendaraan Listrik Jakarta, Pemerintah tengah mempertimbangkan kembali pemberian insentif untuk kendaraan listrik. Kebijak...
Jakarta, Pemerintah tengah mempertimbangkan kembali pemberian insentif untuk kendaraan listrik. Kebijakan itu tengah dikaji karena dinilai berpotensi memengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih menghitung dampak fiskal dari rencana tersebut sebelum mengambil keputusan.Lihat Juga :Ekspor Toyota ke Timur Tengah Terganggu Imbas Perang Iran vs AS
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hitung lagi. Kalau bagus, kami kasih," kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (6/3).Menurut dia, pemerintah perlu berhati-hati dalam menetapkan kebijakan fiskal karena APBN menghadapi berbagai tekanan, mulai dari potensi kenaikan subsidi energi hingga ketidakpastian kinerja ekspor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya menjelaskan peluang insentif tetap terbuka selama tidak memperlebar defisit anggaran secara signifikan."Bisa saja (diberikan), tapi kalau defisitnya melebar, kita harus hitung lagi. Kita harus hati-hati karena ada tekanan dari BBM dan ekspor juga mungkin terganggu," ujarnya.Ia menegaskan kementeriannya akan menghitung ulang besaran dampak insentif kendaraan listrik terhadap defisit APBN sebelum kebijakan diputuskan."Jadi kita akan hitung seberapa besar dampaknya ke defisit. Kalau tidak terlalu besar ya enggak apa-apa," kata Purbaya.Lihat Juga :Nasib Mobil Listrik, Beli Rp700 Jutaan Dijual Bekas Jadi Rp350 JutaMenteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya menyatakan telah mengusulkan pemberian insentif kendaraan bermotor kepada Kementerian Keuangan.Skema stimulus yang diusulkan kali ini lebih terperinci dibandingkan kebijakan insentif otomotif pada masa pandemi.Menurut Agus rancangan insentif mencakup sejumlah aspek seperti segmen kendaraan, teknologi yang digunakan, hingga tingkat komponen dalam negeri (TKDN)."Soal otomotif usulan insentif stimulus yang sudah kami kirim ke Pak Menkeu. Ada spill sedikit lah, ada perbedaan. Di sini kita akan kenakan, di sini yang kita usulkan itu lebih detail, lebih detail dibandingkan dengan periode kita menghadapi Covid yang lalu, dari segmen, dari teknologi, dari sisi TKDN, bobot TKDN dan sebagainya itu kita buat lebih detail," ujar Agus pada Sabtu (3/1) dikutip CNBC Indonesia.Secara khusus, pemerintah juga berencana mendorong pembeli pertama kendaraan listrik agar adopsi electric vehicle (EV) di Indonesia semakin luas."Kalau bicara electric car, first buyers itu menjadi prioritas kami. Angka-angkanya nanti bisa spill pelan-pelan," ujar Agus. (ryh/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260309090552-603-1335772/pemerintah-pertimbangkan-gelontorkan-lagi-insentif-kendaraan-listrik
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
05 Apr 2026
Indef: Insentif Mobil Elektrifikasi untuk Redam Lonjakan Harga Minyak
03 Apr 2026
Viral Warga Minum Oli 2 Tak Saat Lebaran, Ini Kata Pabrikan
03 Apr 2026
Panduan Singkat Beralih ke Mobil Listrik Bagi Pemula
03 Apr 2026
Ada Dispensasi Urus Perpanjangan SIM Mati Hari Ini
02 Apr 2026
Motor Diisi Pertamax Campur Pertalite Biar Hemat Biaya BBM, Aman?
02 Apr 2026
Giicomvec 2026 Digelar Bulan Ini, Ramai Mobil Niaga dan Ada Merek Baru