BYD Respons Purbaya Soal Insentif EV Baterai Nikel Lebih Besar
Jakarta, Perusahaan teknologi asal China, BYD menanggapi soal wacana insentif mobil listrik yang menggunakan baterai nikel lebih besar dari non-nikel.Head of Public & Government Re...
BYD Siap Kerek Harga Atto 1 hingga Rp10 JutaMenurutnya, BYD sudah memiliki strategi jangka panjang untuk mengikuti pasar di setiap negara, sehingga BYD selalu berkomitmen untuk mendukung aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam menumbuhkan transisi penggunaan EV di Indonesia.
Strategi yang dimaksudkan meliputi berbagai macam aspek yang berkaitan dalam hal penjualan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia."Kami telah menetapkan seluruhnya, mempertimbangkan berbagai macam aspek termasuk dari sisi produksi, ekosistem yang akan dibangun, gaya dalam menentukan jaringan penjualan, kemudian pertimbangan terhadap package terhadap pengendaraannya, yaitu seperti after sales, commitment dari warranty, lalu baterai," ucap Luther.Lihat Juga :Honda Buka Suara Mobil Hybrid Tak Dapat Insentif dari PemerintahSebelumnya, pemerintah memiliki rencana untuk memberikan insentif yang lebih besar untuk mobil listrik murni yang menggunakan bahan baku baterai nikel.Kondisi ini untuk memperkuat hilirisasi domestik. Kebijakan ini menekankan pada penggunaan nikel lokal sebagai bahan baku baterai. (tim/mik)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20260512204312-603-1358003/byd-respons-purbaya-soal-insentif-ev-baterai-nikel-lebih-besar
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
Perpanjang SIM Mati di Hari Raya Iduladha Bisa Dilakukan Besok
27 May 2026
Ini Spesifikasi Mesin Mobil Boleh Diisi Pertalite
27 May 2026
Ferrari Rilis Mobil Listrik Pertama Tenaga 1.000 Hp
26 May 2026
Toyota GR Yaris Terbaru Rilis di Indonesia, Kini Tembus Rp1,2 Miliar
26 May 2026
FOTO: Penampakan Mobil Listrik Pertama Ferrari
26 May 2026
Dealer Terbakar di BSD, BYD Bantah Dari Area Penyimpanan Baterai