Teknologi 24 Dec 2025 7 views

Penemuan Arkeologi di Bawah Makam Yesus Perkuat Catatan Alkitab

Jakarta, Arkeolog yang melakukan penggalian di bawah Gereja Makam Kudus (Holy Sepulchre) di Yerusalem telah menemukan bukti adanya kebun kuno yang sesuai dengan catatan Alkitab. Ge...

Penemuan Arkeologi di Bawah Makam Yesus Perkuat Catatan Alkitab
Jakarta, Arkeolog yang melakukan penggalian di bawah Gereja Makam Kudus (Holy Sepulchre) di Yerusalem telah menemukan bukti adanya kebun kuno yang sesuai dengan catatan Alkitab. Gereja ini diyakini oleh banyak umat Kristen sebagai tempat Yesus Kristus dimakamkan dan merupakan situs ziarah penting.

Penemuan pohon zaitun dan anggur berusia 2.000 tahun ini diyakini mencerminkan kisah dalam Injil Yohanes tentang lokasi penyaliban dan pemakaman Yesus. Injil Yohanes mencatat, "Di tempat di mana Dia disalibkan, ada sebuah kebun, dan di kebun itu ada sebuah kuburan baru yang belum pernah digunakan untuk menguburkan siapa pun."

Temuan tanda-tanda taman ini sangat menarik bagi para peneliti, terutama karena disebutkan dalam Injil. Francesca Romana Stasolla, Profesor Arkeologi Kristen dan Abad Pertengahan di Universitas "La Sapienza" Roma, menyatakan, "Temuan arkeobotani ini sangat menarik bagi kami, terutama mengingat apa yang disebutkan dalam Injil Yohanes, yang informasinya dianggap ditulis atau dikumpulkan oleh seseorang yang familiar dengan Yerusalem pada masa itu." Ia menambahkan, "Injil menyebutkan adanya area hijau di antara Kalvari dan kuburan, dan kami telah mengidentifikasi ladang-ladang yang ditanami tersebut."

Penggalian ini dimulai sebagai persiapan menyambut ribuan peziarah selama perayaan Paskah pada tahun 2026 mendatang. Ini adalah bagian dari proyek yang dimulai pada tahun 2022, menandai restorasi besar pertama sejak abad ke-19. Restorasi ini dipimpin oleh seorang profesor dari Universitas Sapienza Roma dan memerlukan persetujuan dari pengurus Katolik Roma, Armenia, dan Ortodoks Yunani, serta izin dari Otoritas Purbakala Israel.

Stasolla menjelaskan bahwa dengan adanya renovasi, komunitas keagamaan juga mengizinkan penggalian arkeologi di bawah lantai. Tim arkeolog menemukan lapisan-lapisan yang berasal dari Zaman Besi di bawah basilika, termasuk tembikar, lampu minyak, dan sampel tanah. Kehadiran artefak pra-Kristen menunjukkan bahwa tanah tersebut mengalami perubahan seiring waktu, dari sebuah tambang batu, menjadi lahan pertanian, hingga akhirnya menjadi situs pemakaman.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20251223101455-199-1309816/penemuan-arkeologi-di-bawah-makam-yesus-perkuat-catatan-alkitab
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.