Berlomba dengan China, AS Kirim Astronaut Kembali ke Bulan pada 2028
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menargetkan untuk mengirim kembali astronaut AS ke Bulan pada tahun 2028. Langkah ini merupakan bagian dari persaingan antariksa dengan Tion...
Dalam perintah eksekutif yang baru ditandatangani, Trump menetapkan tujuan AS untuk mendaratkan manusia di Bulan pada 2028 dan melindungi ruang angkasa dari ancaman senjata. Kebijakan ruang angkasa besar pertama di masa jabatan keduanya ini dikeluarkan beberapa jam setelah Jared Isaacman, seorang miliarder astronaut swasta dan mantan pelanggan SpaceX, dilantik sebagai administrator NASA ke-15.
Menurut laporan Reuters pada Jumat (19/12), perintah tersebut juga merestrukturisasi koordinasi kebijakan luar angkasa nasional di bawah penasihat sains utama Trump, Michael Kratsios.
Perintah eksekutif berjudul "ENSURING AMERICAN SPACE SUPERIORITY" menginstruksikan Departemen Pertahanan dan badan intelijen AS untuk mengembangkan strategi keamanan luar angkasa. Perintah ini menekankan pentingnya efisiensi di kalangan kontraktor swasta dan meminta demonstrasi teknologi pertahanan rudal sebagai bagian dari program Golden Dome Trump.
Tujuan pendaratan manusia di Bulan pada akhir masa jabatan kedua Trump di tahun 2028 ini serupa dengan arahan di masa jabatan pertamanya untuk kembali ke Bulan pada 2024. Arahan tersebut menempatkan Bulan sebagai pusat kebijakan eksplorasi antariksa AS, namun banyak pihak di industri menganggap tenggat waktu 2024 tidak realistis. Penundaan pengembangan dan pengujian sistem peluncuran antariksa NASA (Space Launch System) dan Starship milik SpaceX secara bertahap menunda tanggal pendaratan target. Tujuan NASA semula adalah tahun 2028 di bawah kepemimpinan Presiden Barack Obama.
**Pangkalan Lunar Tahun 2030**
Pendaratan di Bulan oleh astronaut pada tahun 2028 akan menjadi yang pertama dari banyak misi yang direncanakan NASA dalam program Artemis, yang bertujuan membangun kehadiran jangka panjang di permukaan Bulan. Amerika Serikat bersaing dengan Tiongkok, yang berencana mendaratkan awak di Bulan pada tahun 2030.
Pada Kamis (18/12), perintah tersebut menuntut "pembentukan elemen awal pos Bulan permanen pada tahun 2030," yang memperkuat tujuan NASA untuk mengembangkan pangkalan jangka panjang dengan sumber daya nuklir.
Pada awal masa jabatan keduanya, Trump berulang kali membahas misi ke Mars. Elon Musk, donatur besar yang memprioritaskan pengiriman manusia ke Mars untuk perusahaannya SpaceX, bertindak sebagai penasihat dekat dan pengawas efisiensi pemerintah yang berkuasa pada masa itu. Namun, anggota Kongres secara perlahan kembali fokus pada Bulan sebagai tujuan, menekan calon direktur NASA saat itu, Isaacman, untuk melanjutkan program Bulan NASA yang telah menerima dana miliaran dolar.
Dalam upaya efisiensi pemerintah yang dipimpin Musk, Gedung Putih memangkas tenaga kerja NASA sebesar 20 persen dan berusaha memotong anggaran NASA tahun 2026 sekitar 25 persen dari anggaran biasa sebesar US$25 miliar (sekitar Rp415 triliun hingga Rp418 triliun). Hal ini akan mengancam puluhan program ilmu antariksa yang dianggap prioritas oleh para ilmuwan dan beberapa pejabat.
Ia percaya bahwa badan antariksa tersebut harus menargetkan Bulan dan Mars secara bersamaan, sambil memprioritaskan kembalinya ke Bulan untuk mengalahkan Tiongkok. Target pendaratan di Bulan pada tahun 2028 sangat bergantung pada kemajuan pengembangan pendarat raksasa Starship milik SpaceX. Mantan pejabat sementara administrator NASA telah mengkritiknya karena bergerak terlalu lambat.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20251223104310-199-1309827/berlomba-dengan-china-as-kirim-astronaut-kembali-ke-bulan-pada-2028
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi
13 Feb 2026
Riset Terbaru Ungkap Cadangan Hidrogen di Inti Bumi Setara 45 Lautan
13 Feb 2026
Bos Geotab Bicara Tantangan Pasar di Indonesia
13 Feb 2026
Indosat Rilis Perlindungan Scam di WhatsApp, Begini Cara Aktifkannya
13 Feb 2026
Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
13 Feb 2026
Penjualan iPhone Pecahkan Rekor, Model Ini Laku Keras