BMKG Bongkar Pemicu Gempa M4,5 di Bantul
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 yang mengguncang Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diseb...
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal dengan kedalaman 11 kilometer. Berdasarkan analisis lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, sumber gempa berasal dari pergerakan sesar aktif di daratan selatan Yogyakarta.
"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak," kata Daryono dalam keterangan resmi BMKG pada Selasa (27/1).
Gempa terjadi pada pukul 13.15 WIB dengan episenter di darat, sekitar 16 kilometer timur Bantul, pada koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur. Getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah DIY dan Jawa Tengah dengan intensitas II hingga III MMI.
BMKG mencatat bahwa gempa dirasakan cukup jelas di Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Klaten dengan skala III MMI. Sementara itu, wilayah Wonogiri, Purworejo, Solo, Pacitan, Magelang, hingga Trenggalek merasakan getaran lemah dengan skala II MMI.
Hingga pukul 13.45 WIB, BMKG memantau adanya 14 gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M2,0. Meskipun demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan hanya memperoleh informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang terverifikasi.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260127144920-199-1321591/bmkg-bongkar-pemicu-gempa-m45-di-bantul
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
XLSmart Antisipasi Lonjakan Trefik Ramadhan Hingga Lebaran
13 Feb 2026
FOTO: Merayakan Inovasi Baru di Geotab Connect 2026
13 Feb 2026
Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi
13 Feb 2026
Riset Terbaru Ungkap Cadangan Hidrogen di Inti Bumi Setara 45 Lautan
13 Feb 2026
Bos Geotab Bicara Tantangan Pasar di Indonesia
13 Feb 2026
Indosat Rilis Perlindungan Scam di WhatsApp, Begini Cara Aktifkannya