Daftar Fenomena Langit Februari 2026: Hujan Meteor Hingga Gerhana
Judul: Daftar Fenomena Langit Februari 2026: Hujan Meteor Hingga Gerhana Daftar Isi Snow Moon Hujan meteor Alpha Centaurid Bulan Baru Gerhana Matahari Cincin Jakarta, Sejumlah fen...
Daftar Isi
Snow Moon
Hujan meteor Alpha Centaurid
Bulan Baru
Gerhana Matahari Cincin
Jakarta, Sejumlah fenomena astronomi akan menghiasi langit sepanjang Februari 2026, mulai hujan meteor Alpha Centaurid hingga gerhana Matahari cincin.Beberapa fenomena dapat diamati dengan mata telanjang di bawah langit cerah, sementara fenomena lainnya memerlukan bantuan alat optik untuk pengamatan lebih detail.Lihat Juga :Pertama Dalam Sejarah, 4 Astronaut Turun ke Bumi karena Sakit Serius
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari In the Sky dan SeaSky, berikut daftar fenomena langit yang terjadi sepanjang Februari 2026.Snow MoonBulan Purnama akan terjadi pada 1 Februari 2026. Purnama ini dikenal sebagai Snow Moon atau Bulan Salju, sebutan yang digunakan oleh suku asli Amerika karena periode ini biasanya diwarnai turunnya salju paling lebat.
Selain Snow Moon, purnama Februari juga kerap disebut Hunger Moon, merujuk pada kondisi cuaca ekstrem yang menyulitkan aktivitas berburu pada masa lalu.Hujan meteor Alpha CentauridHujan meteor Alpha Centaurid aktif sejak 28 Januari hingga 21 Februari, dengan puncak aktivitas diperkirakan terjadi pada 8 Februari.Dari wilayah Jakarta, hujan meteor ini baru dapat diamati mulai sekitar pukul 21.54 WIB setiap malam ketika titik radiasinya di rasi Centaurus terbit di ufuk timur.Aktivitas meteor akan berlangsung hingga menjelang fajar sekitar pukul 05.32 WIB, dengan waktu terbaik pengamatan diperkirakan sesaat sebelum matahari terbit.Pada puncaknya, hujan meteor Alpha Centaurid diperkirakan menghasilkan sekitar 6 meteor per jam. Meski tergolong rendah, meteor-meteor ini dikenal memiliki kecepatan tinggi dan jejak cahaya yang cukup mencolok.Lihat Juga :Bulan Berpotensi Jadi 'Kuburan Massal' Satelit, Ini PenyebabnyaBulan BaruFase Bulan Baru akan terjadi pada 17 Februari. Pada fase ini, Bulan berada di antara Bumi dan Matahari sehingga tidak terlihat di langit malam.Kondisi langit tanpa cahaya Bulan menjadikan periode ini sebagai waktu terbaik untuk mengamati objek langit redup seperti galaksi, nebula, dan gugus bintang.Gerhana Matahari CincinMasih pada 17 Februari, fenomena gerhana Matahari cincin juga akan terjadi. Gerhana ini terjadi ketika Bulan berada pada jarak yang lebih jauh dari Bumi sehingga tidak mampu menutupi piringan Matahari secara sempurna, meninggalkan cincin cahaya di sekeliling Bulan.Namun, Gerhana Matahari Cincin ini tidak dapat diamati dari Indonesia. Fenomena tersebut hanya terlihat dari wilayah Antarktika dan Samudra Hindia bagian selatan. (lom/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260131135509-199-1323114/daftar-fenomena-langit-februari-2026-hujan-meteor-hingga-gerhana
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi
13 Feb 2026
Riset Terbaru Ungkap Cadangan Hidrogen di Inti Bumi Setara 45 Lautan
13 Feb 2026
Bos Geotab Bicara Tantangan Pasar di Indonesia
13 Feb 2026
Indosat Rilis Perlindungan Scam di WhatsApp, Begini Cara Aktifkannya
13 Feb 2026
Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
13 Feb 2026
Penjualan iPhone Pecahkan Rekor, Model Ini Laku Keras