Realme Mulai PHK Karyawan Usai 'Balikan' dengan Oppo
Judul: Realme Mulai PHK Karyawan Usai 'Balikan' dengan Oppo Jakarta, Realme dilaporkan mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di India. Hal ini terjadi tak lama setelah pa...
Jakarta, Realme dilaporkan mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di India. Hal ini terjadi tak lama setelah pabrikan ponsel ini kembali menjadi sub-brand di bawah naungan Oppo.
Menurut berbagai laporan, realme tidak lagi membutuhkan banyak karyawan, karena jaringan pemasaran dan layanan akan disediakan oleh Oppo.
Lihat Juga :
Samsung Masih Kalah, Merek Ini Kuasai Pasar HP Sepanjang 2025
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karyawan ritel dan manajer penjualan dilaporkan akan tetap bertugas selama satu atau dua bulan ke depan.
Melansir 9to5google, seorang eksekutif mengatakan kepada outlet bahwa realme meminta mereka untuk mengundurkan diri dengan batas tanggal 30 April.
Tidak jelas bagaimana merger realme dan Oppo secara keseluruhan akan berdampak pada smartphone realme, tetapi hal tersebut tidak terdengar seperti masa depan yang cerah bagi karyawan.
Di sisi lain, pengguna realme kemungkinan akan mendapat manfaat karena Oppo memiliki lebih banyak pusat layanan dan dukungan perangkat lunak mungkin akan lebih baik.
Sebelumnya, realme kembali berada di bawah naungan Oppo usai lepas dari perusahaan tersebut selama lebih dari 7 tahun.
Pengumuman kembalinya realme menjadi sub-brand di Oppo ini disampaikan pada Rabu (7/1).
Melansir Reuters, langkah ini bertujuan untuk menggabungkan sumber daya dan mengurangi biaya bagi kedua perusahaan yang memiliki induk perusahaan yang sama.Smartphone realme saat ini dijual di sejumlah negara seperti India, Asia Tenggara termasuk Indonesia, dan Eropa. Realme dimiliki oleh raksasa perangkat keras konsumen China, BBK Electronics, yang juga memiliki merek smartphone Oppo dan Vivo.
Lihat Juga :
Resmi Dirilis, Ini Harga dan Spesifikasi Oppo Reno 15 Series
Dalam sebuah laporan yang dikutip dari GSM Arena, pendiri dan CEO realme, Sky Li, akan tetap memegang tanggung jawabnya dan akan memimpin sub-merek realme di bawah manajemen Oppo dalam penyesuaian organisasi ini.
Laporan ini juga menyebut Oppo berencana untuk memperkuat kolaborasi internal antara Oppo, realme, dan merek anak perusahaan lainnya, OnePlus, sambil juga meningkatkan pengelolaan sumber daya dan strategi ekspansi global Oppo.
Di bawah manajemen baru, Oppo akan berperan sebagai merek utama, sementara OnePlus dan Realme akan beroperasi sebagai sub-merek pelengkap dengan strategi pemasaran masing-masing.
(lom/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260206102147-206-1325245/realme-mulai-phk-karyawan-usai-balikan-dengan-oppo
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi
13 Feb 2026
Riset Terbaru Ungkap Cadangan Hidrogen di Inti Bumi Setara 45 Lautan
13 Feb 2026
Bos Geotab Bicara Tantangan Pasar di Indonesia
13 Feb 2026
Indosat Rilis Perlindungan Scam di WhatsApp, Begini Cara Aktifkannya
13 Feb 2026
Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
13 Feb 2026
Penjualan iPhone Pecahkan Rekor, Model Ini Laku Keras