Teknologi 13 Feb 2026 1 views

Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan

Judul: Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini di beberap...

Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
Judul: Peringatan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan

Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini di beberapa wilayah yang berpotensi mengalami gelombang laut tinggi.Sejumlah wilayah berpotensi mengalami gelombang tinggi, mulai dari 1,25 meter hingga 4 meter.Lihat Juga :Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Ini Daftar Daerah Terdampak
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG mengatakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot pada periode 13-16 Februari."Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru," kata BMKG dalam unggahannya di Instagram, Kamis (12/2).
Dalam kondisi angin kencang dan gelombang tinggi, BMKG memberikan imbauan waspada bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, dan kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.Berikut daftar wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi di perairan Indonesia:1,25-2,5 meterSamudra Hindia- Barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Lampung- Selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTTSamudra Pasifik- Utara Papua Barat dan Utara PapuaLaut Utama- Laut Natuna Utara- Laut Jawa bagian timur- Laut Bali, Laut Sumbawa, dan Laut Flores- Laut Sulawesi (bagian barat, tengah, dan timur)- Laut Maluku dan Laut Banda- Laut Arafuru (bagian barat, tengah, dan timur)Selat- Selat Malaka bagian utara- Selat Karimata bagian utara- Selat Makassar (bagian utara dan selatan)2,5-4 meter- Samudra Pasifik utara Maluku- Samudra Pasifik utara Papua Barat DayaLihat Juga :Kapan Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKGHujan lebatSelain gelombang tinggi, BMKG juga memperkirakan hujan lebat akan terjadi di sejumlah wilayah selama beberapa hari mendatang, dipicu oleh sejumlah kondisi atmosfer seperti Monsun Asia dan Madden Julian Oscillation (MJO).Pada skala global, nilai SOI dan Niño 3.4 mengindikasikan kondisi La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, terutama di kawasan timur."Dalam sepekan ke depan, monsun Asia masih diprakirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan," kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 13-19 Februari.MJO diperkirakan aktif di Samudra Hindia barat Sumatera, perairan utara Aceh, Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah tersebut.Aktivitas Gelombang Rossby dan Kelvin juga diprediksi aktif di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.Lihat Juga :BMKG: Siklon Senyar Pecahkan Rekor Curah Hujan Tertinggi Sejak 1991Sementara itu, Monsun Asia masih diprakirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan.Monsun Asia diperkirakan bakal diperkuat dengan Indeks Surge dan CENS (Cross Equatorial Northerly Surge) yang berpotensi mengalami signifikansi.Lebih lanjut, sirkulasi siklonik masih berpotensi tumbuh di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Lampung, dan di sekitar wilayah Kalimantan."Dengan kelembapan udara yang masih tinggi, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia," tulis BMKG.Melihat dinamika atmosfer selama beberapa hari kedepan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
(lom/dmi)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260213090402-641-1327748/peringatan-bmkg-waspada-gelombang-tinggi-4-meter-di-sejumlah-perairan
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.