BMKG Klaim Peringatan Dini Tsunami di Sulut Sesuai Prosedur
Judul: BMKG Klaim Peringatan Dini Tsunami di Sulut Sesuai Prosedur Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa proses peringatan dini tsunami pa...
Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa proses peringatan dini tsunami pascagempa magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara, telah dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyebut pihaknya bergerak cepat sejak gempa pertama kali terdeteksi, hingga merilis peringatan dini dalam waktu kurang dari tiga menit.Lihat Juga :Gempa Megathrust di Bitung, Apakah Berdampak ke Daerah Lain?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, untuk gempa bumi yang terjadi pada saat ini, sesuai dengan SOP yang kami punya, bahwa tadi kami mendeteksi gempa ini di menit satu, satu menit di 20 detik," ujarnya.Tak lama setelah itu, BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami pertama sesuai standar waktu respons yang telah ditetapkan.
"Kemudian memberikan peringatan dini tsunami yang pertama itu di bawah 3 menit, yaitu tepatnya di 2 menit 50 detik. Jadi tadi kami sudah menjalankan SOP ini," jelas Nelly.BMKG juga tidak hanya mengeluarkan satu kali peringatan, tetapi terus memperbarui informasi secara berkala seiring perkembangan data di lapangan."Dan selanjutnya kami sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kedua di menit ke-8. Dan saat ini kita sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami 3 poin 2. Jadi sudah ada 4 kali peringatan dini tsunami," lanjutnya.Pilihan RedaksiGempa Bitung M7,6 Masuk Kategori Megathrust, Ini Penjelasan BMKGGempa Bitung M7,6 Kategori Megathrust, Apa Saja Dampaknya?Sebaran Titik Megathrust di RI, Potensi Gempa Kuat Hingga M9,2BMKG menegaskan bahwa sistem peringatan dini ini akan terus diperbarui hingga kondisi dinyatakan aman dan peringatan resmi dihentikan.Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menambahkan bahwa respons cepat juga datang dari pemerintah daerah dan BPBD setempat yang langsung menindaklanjuti informasi dari BMKG."Saya kira ini hal yang positif. Respons yang diberikan oleh pemerintah daerah, pihak BPBD, dan juga pihak-pihak terkait ini juga merespon cepat terkait gempa pada hari ini," ujarnya.BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mengacu pada informasi resmi dan tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi, terutama di tengah situasi darurat seperti gempa dan potensi tsunami.BMKG pada pukul 09.56 WIB menyatakan status peringatan peringatan dini tsunami akibat gempa di Bitung telah berakhir."Perlu kami sampaikan bahwa untuk peringatan dini keempat untuk pengakhiran peringatan dini tsunami ini sangat penting. Setelah pengakhiran, maka tim penyelamat, tim SAR dari BPBD yang memberikan pertolongan atau tim untuk asesmen bangunan dan lain sebagainya itu dapat masuk ke lokasi-lokasi terdampak tsunami," kata Faisal. (wpj/dmi)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260402113752-199-1343640/bmkg-klaim-peringatan-dini-tsunami-di-sulut-sesuai-prosedur
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
05 Apr 2026
Cara Astronaut Artemis 2 Pelajari Bulan
05 Apr 2026
Pakar: Pemadaman Internet Iran adalah Blackout Nasional Terlama
05 Apr 2026
Pakar Astronomi: Benda di Langit Lampung Sampah Antariksa, Bukan Komet
05 Apr 2026
Warga Lampung Geger Benda Bercahaya di Langit, Ini Kata Ahli
05 Apr 2026
Studi Terbaru Ungkap AI Kini Makin Sering Berbohong
05 Apr 2026
FOTO: Tas Ini Terbuat dari Kolagen Dinosaurus, Bakal Dilelang Rp8,5 M