Roblox dan TikTok Lakukan Penyesuaian Bertahap Patuhi PP Tunas
Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengonfirmasi bahwa platform Roblox dan TikTok sedang dalam proses penyesuaian sistem secara bertahap. Langkah ini diambil unt...
Penyesuaian ini merupakan tindak lanjut dari komitmen tertulis yang telah disampaikan oleh kedua platform kepada pemerintah. Komitmen tersebut bertujuan untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak di Indonesia.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyatakan bahwa Roblox dan TikTok saat ini berada dalam status kooperatif sebagian. "Keduanya telah menyampaikan komitmen tertulis dan tengah melakukan penyesuaian secara bertahap untuk memenuhi ketentuan PP Tunas," ujar Alexander Sabar dalam keterangan tertulis pada Sabtu (11/4).
Pemerintah terus memantau perkembangan teknis yang dilakukan oleh kedua perusahaan agar selaras dengan standar perlindungan anak yang ditetapkan. Namun, Alexander memberikan peringatan tegas mengenai konsekuensi jika kewajiban tersebut tidak terpenuhi dalam jangka waktu yang ditentukan. "Apabila kewajiban tersebut belum terpenuhi dalam jangka waktu yang ditetapkan, statusnya dapat ditingkatkan ke tahap pemeriksaan atas dugaan pelanggaran," tegasnya.
Pernyataan ini muncul setelah TikTok dan Roblox berada di 'zona penentuan' sebelum pemerintah mengambil langkah lebih tegas terkait kepatuhan terhadap aturan perlindungan anak di ruang digital.
Berbeda dengan progres bertahap yang ditunjukkan Roblox dan TikTok, platform Meta telah lebih dulu patuh dan memenuhi seluruh kewajiban perlindungan anak sesuai PP Tunas. Di sisi lain, Google baru saja menerima sanksi administratif berupa teguran tertulis pertama pada 9 April 2026 karena dianggap belum memenuhi standar kepatuhan. Google diberikan tenggat waktu tujuh hari untuk segera melakukan perbaikan.
Alexander Sabar menekankan bahwa keberhasilan regulasi PP Tunas akan diukur dari dampak nyatanya terhadap keamanan anak di dunia maya. "Keberhasilan PP Tunas diukur dari dua indikator yang saling terkait. Pertama, tingkat kepatuhan platform digital dalam menerapkan sistem perlindungan anak secara menyeluruh," jelasnya. "Kedua, dampak nyata di ruang digital, yaitu penurunan kasus eksploitasi, perundungan, dan paparan konten negatif pada anak," tambahnya.
Pemerintah juga mewajibkan setiap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk menyerahkan hasil penilaian mandiri sebagai dasar penentuan profil risiko layanan mereka di masa mendatang.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260411152554-185-1346862/roblox-dan-tiktok-lakukan-penyesuaian-bertahap-patuhi-pp-tunas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
'Kiamat' Suhu Panas Global Tercatat hingga 2030
28 May 2026
Tarif Layanan Premium Instagram dan WhatsApp Plus
28 May 2026
17 Wilayah di Indonesia Bakal Dihuyur Hujan Hari Ini
28 May 2026
FOTO: Gletser 'Curi' Kampung di Swiss
27 May 2026
NASA Bersiap Umumkan Nama Astronaut Misi Artemis III
27 May 2026
Kenapa Penentuan Iduladha Lebih Cepat Dibanding Idulfitri?