Burung Macaw Ikonik Caracas Terancam akibat Penebangan Pohon Palem
Jakarta, Populasi burung macaw, yang selama ini menjadi ikon kota Caracas, Venezuela, terancam menyusut drastis. Hal ini menyusul kebijakan pemerintah kota yang menebangi pohon-poh...
Maria Lourdes Gonzalez, seorang ahli biologi yang secara khusus mempelajari burung macaw, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, dalam beberapa tahun ke depan, populasi macaw biru dan emas bisa anjlok signifikan.
"Jika mereka tidak menemukan tempat untuk berkembang biak, tidak akan ada generasi baru burung macaw," jelas Gonzalez, seperti dilaporkan NPR.
Ia menambahkan bahwa burung macaw memiliki preferensi khusus dalam bersarang. Mereka hanya menggunakan pohon palem jenis *chaguaramo* atau palem kerajaan. Bahkan, tidak sembarang pohon palem; mereka memilih pohon yang sudah tidak berdaun, memiliki batang yang membusuk, dan berlubang sebagian akibat serangga.
Pemerintah kota Caracas sendiri memiliki alasan di balik penebangan pohon-pohon palem tua di beberapa taman dan ruang publik. Kebijakan ini bertujuan untuk memperindah kota dan mencegah insiden batang pohon busuk yang bisa jatuh menimpa warga.
Gonzalez mengakui bahwa dari sudut pandang perencanaan kota, kebijakan ini cukup masuk akal. Namun, ia menegaskan bahwa dampaknya terhadap populasi burung macaw sangat serius.
"Ini bukan burung yang membuat sarang dari ranting atau dahan. Mereka menempati lubang di dalam batang pohon tua, dan di Caracas, mereka hanya menggunakan pohon *chaguaramo*," terang Gonzalez.
Meski demikian, penurunan jumlah burung macaw di Caracas tidak akan mengganggu ekosistem lokal secara signifikan. Pasalnya, burung-burung ini sebenarnya adalah spesies pendatang.
Macaw biru dan emas merupakan burung asli Amazon. Mereka kemungkinan besar dibawa ke Caracas pada tahun 1970-an oleh para pemilik yang memeliharanya di rumah.
Seiring waktu, banyak pemilik macaw membiarkan burung peliharaan mereka terbang bebas di kota. Burung-burung ini kemudian berhasil bertahan hidup berkat cuaca sejuk Caracas dan pegunungan rimbun yang mengelilingi kota.
"Macaw adalah hewan peliharaan yang buruk. Mereka sangat berisik, dan di dalam rumah atau apartemen sulit untuk hidup dengan hewan yang selalu berteriak," pungkas Gonzalez. (els)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260418182021-199-1349520/burung-macaw-ikonik-caracas-terancam-akibat-penebangan-pohon-palem
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Tarif Layanan Premium Instagram dan WhatsApp Plus
28 May 2026
17 Wilayah di Indonesia Bakal Dihuyur Hujan Hari Ini
28 May 2026
FOTO: Gletser 'Curi' Kampung di Swiss
27 May 2026
NASA Bersiap Umumkan Nama Astronaut Misi Artemis III
27 May 2026
Kenapa Penentuan Iduladha Lebih Cepat Dibanding Idulfitri?
27 May 2026
Bos Nvidia Umumkan Tambah Investasi di Taiwan usai Pulang dari Beijing