BMKG Ungkap Penyebab Siang Panas tapi Sore-Malam Hujan Deras
Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi sejumlah wilayah mengalami cuaca panas terik di siang hari, tetapi hujan mengguyur di sore hingga mal...
Hujan yang terjadi umumnya tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi yang singkat, serta berpotensi disertai kilat dan angin kencang.Lihat Juga :Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Musim Kemarau dan El Nino
Dikarenakan adanya perpaduan radiasi matahari yang tinggi dan kelembaban udara yang juga cukup tinggi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi suhu udara yang relatif panas pada pagi hingga siang hari, serta cuaca signifikan yang dapat terjadi pada sore hingga malam hari.Sebelumnya, BMKG mencatat dalam beberapa waktu terakhir terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24-26 April.Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terpantau di wilayah Papua Selatan (112.6 mm/hari), Nusa Tenggara Barat (70.5 mm/hari), Sumatra Barat (63.4 mm/hari), Bangka Belitung (63.1 mm/hari), Nusa Tenggara Timur (56.5 mm/hari), Papua Tengah (54.1 mm/hari), dan Sulawesi Selatan (50.4 mm/hari)."Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas sejumlah gelombang atmosfer, seperti Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang secara spasial berpengaruh di sebagian wilayah Indonesia," kata BMKG dalam keterangannya, Senin (27/4).Lihat Juga :Potensi Awan Cumulonimbus di Daerah-daerah Ini, Waspada Cuaca EkstremSelain itu, sirkulasi siklonik di perairan dan pesisir barat Sumatera dan Kalimantan Barat juga memicu terbentuknya daerah pertemuan angin, konvergensi, dan konfluensi yang meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di sekitar wilayah yang terdampak pola angin tersebut.Kemudian, pemanasan permukaan yang cukup hangat pada siang hari serta kelembaban udara yang masih cukup basah di lapisan bawah turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lokal dengan waktu singkat.Meski hujan masih turun di sebagian wilayah Indonesia, kondisi suhu yang panas dan terik juga dilaporkan di sejumlah wilayah.Suhu maksimum harian signifikan tercatat di wilayah Kalimantan Barat (37.0 derajat Celcius), Sumatra Utara (36.3 derajat Celcius), Sulawesi Tengah (36.2 derajat Celcius), Banten (36.0 derajat Celcius), Kalimantan Tengah (36.0 derajat Celcius), Bengkulu (35.8 derajat Celcius), Lampung (35.5 derajat Celcius), dan Kalimantan Selatan (35.3 derajat Celcius). (lom/mik)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260430134848-641-1353819/bmkg-ungkap-penyebab-siang-panas-tapi-sore-malam-hujan-deras
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Gletser 'Curi' Kampung di Swiss
27 May 2026
NASA Bersiap Umumkan Nama Astronaut Misi Artemis III
27 May 2026
Kenapa Penentuan Iduladha Lebih Cepat Dibanding Idulfitri?
27 May 2026
Bos Nvidia Umumkan Tambah Investasi di Taiwan usai Pulang dari Beijing
27 May 2026
Spesifikasi dan Harga Flagship Oppo Find X9 Ultra dan X9s
27 May 2026
Bukan Cuma Fola Play, Streaming Piala Dunia Bisa di Maxstream