55 Juta Warga Pantura Terancam 'Tenggelam', BRIN Siapkan Penangkal
Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap sekitar 55 juta penduduk yang tinggal di 20 kabupaten dan lima k...
"Mengingat terdapat sekitar 55 juta penduduk tinggal di 20 kabupaten dan lima kota di wilayah pantura Jawa. Sementara itu, sekitar 26 persen masyarakat tinggal di kawasan pesisir. Oleh karena itu, ini adalah urgensi yang kami harapkan mendorong dan menggerakkan semua," kata AHY, melansir Antara, Rabu (6/5).Merespons masalah tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan lima teknologi unggulan sebagai solusi konkret untuk melindungi Pesisir Utara Jawa (Pantura) dari ancaman banjir rob yang kian meningkat.
Kepala BRIN Arif Satria memaparkan kelima teknologi tersebut meliputi tanggul tegak modular multifungsi dan blok modular beton yang dirancang sebagai pelindung pantai sekaligus memiliki nilai tambah, seperti penangkap energi gelombang dan jalur transportasi."Penguasaan teknologi oleh anak bangsa dapat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan rob di Pantura sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional," kata dia dalam keterangannya.BRIN tengah mengembangkan unit lapis lindung breakwater dengan sistem saling mengunci otomatis yang dinilai lebih stabil dan efisien. Teknologi ini sudah diterapkan di 11 daerah, terakhir di Nusa Penida pada 2025, setelah sebelumnya hadir di Pacitan, Sanur, Tuban, dan Nias.Lihat Juga :Ilmuwan Tak Sengaja Temukan Jalan Pintas ke Mars"Jadi ini adalah bentuk teknologi yang saya kira sangat penting karena memiliki stabilitas tinggi, lebih ekonomis dan juga produksinya lebih sederhana," lanjut dia.Arif mengungkapkan pihaknya juga menghadirkan platform arus laut yang memungkinkan tanggul dan dermaga berfungsi sebagai pembangkit energi mandiri.Pendekatan lain yang dikembangkan adalah hybrid eco-engineering. Ia menjelaskan, pendekatan ini merupakan kombinasi rekayasa teknis dan solusi berbasis alam untuk memperkuat perlindungan pesisir sekaligus memulihkan ekosistem."Salah satu kelebihan dari teknologi ini adalah TKDN-nya lebih dari 70 persen," ujarnya.Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto meminta rencana induk (master plan) perlindungan Pantai Utara atau Pantura Jawa untuk segera disusun.Lihat Juga :Indonesia Kembangkan 2 Satelit Canggih Terbaru, Bisa Deteksi BencanaDidit mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak seperti kementerian/lembaga terkait, universitas dan para tenaga ahli terkait penyusunan rencana induk tersebut."Untuk teknologi kami dibantu oleh BRIN. Dengan teman-teman dari BRIN, sudah kita bicarakan lebih dari enam bulan, bagaimana teknologi yang digunakan. Ada yang digunakan dari Indonesia sendiri, dari dalam, maupun ada yang dari luar," ucapnya. (dmi/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260507100547-199-1356062/55-juta-warga-pantura-terancam-tenggelam-brin-siapkan-penangkal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Gletser 'Curi' Kampung di Swiss
27 May 2026
NASA Bersiap Umumkan Nama Astronaut Misi Artemis III
27 May 2026
Kenapa Penentuan Iduladha Lebih Cepat Dibanding Idulfitri?
27 May 2026
Bos Nvidia Umumkan Tambah Investasi di Taiwan usai Pulang dari Beijing
27 May 2026
Spesifikasi dan Harga Flagship Oppo Find X9 Ultra dan X9s
27 May 2026
Bukan Cuma Fola Play, Streaming Piala Dunia Bisa di Maxstream