14 Apr 2026 8 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

AS Blokade Hormuz, Arab Saudi Tak Sepakat: Iran Bisa Pakai Kartu As Kedua di Selat Bab al-Mandeb

Arab Saudi mendesak Amerika Serikat menghentikan blokade Selat Hormuz. Seruan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Pejabat Arab memperingatkan risiko eskalasi konflik kawasan. Langkah Amerika Serikat dinilai dapat memicu balasan dari Iran. Iran disebut berpotensi menutup jalur strategis lain, salah satunya Selat Bab al-Mandeb di Laut Merah. Jalur itu dianggap sebagai “kartu As kedua” setelah Hormuz. Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menegaskan Presiden Donald Trump ingin Hormuz tetap terbuka. Pemerintah AS juga terus berkomunikasi dengan sekutu Teluk. Washington ingin memastikan Iran tidak menekan negara lain. Laporan The Wall Street Journal pada Senin (13/4/2026) menyebut kekhawatiran Arab Saudi. Kebijakan AS dinilai bisa memicu langkah balasan, Iran dikhawatirkan menutup Bab al-Mandeb. Jika terjadi, jalur ekspor minyak Saudi akan terganggu. Selat Bab al-Mandeb menghubungkan Laut Merah dan Samudra Hindia. Jalur ini vital bagi perdagangan Asia dan Eropa. Pejabat Arab juga menyoroti peran kelompok Houthi di Yaman. Kelompok itu merupakan sekutu Iran di kawasan. Iran disebut dapat menekan Houthi untuk bertindak. Pakar dari New America, Adam Baron, menyebut Houthi mitra utama jika Iran ingin menutup jalur. Menurutnya, Houthi punya kapasitas militer untuk itu. Penutupan akses Laut Merah dinilai mungkin terjadi. Houthi menguasai garis pantai dekat Bab al-Mand