AS-Iran Saling Tuduh Tak Hormati Gencatan Senjata, Kapal-kapal Tanker di Selat Hormuz Terhenti
Baca Selengkapnya di Lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz terhenti pada Jumat (10/4/2026). Hal ini terjadi di tengah perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Pakistan. Sebanyak 15 kapal dilaporkan telah memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz sejak gencatan diberlakukan pada Selasa (7/4/2026) malam waktu setempat. Namun, lalu lintas pengiriman di jalur penting tersebut tetap jauh lebih rendah daripada rata-rata normal. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mendapat laporan bahwa Iran memungut biaya tol dari kapal tanker yang melewati Selat Hormuz. Jika memang benar, ia meminta Iran untuk segera menghentikan praktik tersebut dengan alasan tidak sesuai dengan kesepakatan. "Ada laporan bahwa Iran memungut biaya dari kapal tanker yang melewati Selat Hormuz — Sebaiknya itu tidak terjadi, dan jika memang terjadi, mereka harus segera menghentikannya!" tulis Trump di Truth Social miliknya pada Kamis (9/4/2026). Sebelumnya, Iran menegaskan bahwa kontrol berkelanjutan terhadap Selat Hormuz dipegang oleh negaranya. Hal itu tercantum dalam proposal 10 poin yang disetujui AS. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Iran mulai menerapkan kebijakan tarif bagi kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz. Para operator pelayaran menyebutkan, biaya untuk satu kapal tanker raksasa bisa mencapai 2 juta dolar AS atau setara sekitar Rp 33 miliar. Iran juga dikabarkan menutup kembali S
Video lainnya
Lihat semua