Bentuk Aksi Protes, Ratusan Aktivis di Milan Tuntut AS-Israel Setop Operasi Militer di Iran-Lebanon
Ratusan aktivis berbaris di Milan pada Sabtu (11/4/2026), menuntut penghentian segera operasi militer Israel-AS di Lebanon, Palestina, dan Iran. Setelah gagalnya negosiasi antara Teheran dan Washington di Islamabad. Rekaman menunjukkan peserta aksi mengibarkan bendera dan membawa poster bertuliskan: “Trump adalah pembunuh anak-anak”. Hingga “Kita harus menentang kejahatan Amerika Serikat dan Israel”. Para demonstran yang berada di belakang mobil menyampaikan pidato, sementara massa yang bersemangat meneriakkan slogan. Salah satu demonstran menyebut, pemerintah Italia juga beranggung jawab atas konflik yang terjadi di Palestina. Sebab menurutnya, pemerintah melalui undang-undangnya, ingin membuat orang percaya bahwa anti-Zionisme adalah sebuah kejahatan. Para demonstran kemudian terlihat menempelkan bendera Palestina di pintu toko sebelum melanjutkan aksi. “Dan dia (Netanyahu) tahu bahwa mereka tidak bersalah; mereka akan keluar dengan kepala tegak. Pada saat itu kita akan merayakan semua hal yang tidak sempat kita rayakan. Kita akan merayakan pembukaan Al-Aqsa,” kata salah satu pembicara. “Dan terkait Palestina, pemerintah Italia juga bertanggung jawab. Pemerintah Italia, melalui undang-undangnya, ingin membuat orang percaya bahwa anti-Zionisme adalah sebuah kejahatan,” tambah pembicara lainnya. Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan
Video lainnya
Lihat semua