22 Jun 2026 1 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Botol dan Kayu Beterbangan saat Demo PMII di Depan Gedung MPR/DPR RI, Polisi Meringis Kesakitan

Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (22/6/2026) sore. Seorang perwira polisi, AKBP Adri, terlihat kesakitan dan berjalan pincang setelah terlibat dalam pengamanan massa sekitar pukul 17.00 WIB. Adri segera dibantu sejumlah rekannya untuk menjauh dari titik bentrokan. “HT saya cari, HT saya cari,” ucapnya kepada sesama aparat sambil menahan sakit. Di sekitar lokasi, botol air mineral dan kayu penyangga bendera massa berhamburan akibat dorong-dorongan. Kericuhan di Depan Gerbang DPR Insiden bermula ketika demonstran membakar replika keranda di depan gerbang utama DPR RI. Polisi yang berjaga berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Sebelumnya, sekitar pukul 16.25 WIB, massa aksi sempat mengepalkan tangan ke udara sambil meneriakkan yel-yel perlawanan. Dari atas mobil komando, orator mengajak peserta aksi mengucapkan Sumpah Mahasiswa Indonesia. Seruan itu kemudian diikuti oleh seluruh demonstran yang memadati kawasan Senayan. Lima Tuntutan Mahasiswa Melalui spanduk yang dipasang di pagar gerbang DPR, massa menyampaikan lima poin tuntutan: 1. Menegakkan amanat UUD 1945 Pasal 33 secara berdaulat. 2. Mengembalikan kepercayaan publik. 3. Memperkuat kemandirian ekonomi nasional. 4. Melakukan reshuffle dan efisiensi kabinet sesuai kompetensi. 5. Merombak BGN dan membu