China Tanggapi Ancaman Trump Tenggelamkan Kapal Iran jika Lawan Blokade Selat Hormuz Berbahaya!
China menilai blokade yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz adalah tindakan berbahaya dan tidak bertanggung jawab. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun di Beijing, Selasa (14/4/2026). Jiakun mengingatkan bahwa blokade Selat Hormuz juga berpotensi melemahkan gencatan senjata yang telah disepakati AS-Iran. Beijing menilai, kesepakatan tersebut adalah satu-satunya cara untuk meredakan konflik. "Tindakan seperti itu hanya akan memperintensifkan konflik, memperburuk ketegangan, melemahkan gencatan senjata yang sudah rapuh, dan semakin membahayakan keselamatan navigasi melalui Selat. Ini adalah tindakan yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab," ujar Jiakun. Pernyataan China muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menenggelamkan kapal yang menghalangi blokade Selat Hormuz. Ia mencatat, Iran masih punya kapal serang cepat yang belum dihancurkan AS selama perang. Kapal tersebut berpotensi digunakan untuk melawan penutupan selat bagi kapal yang menuju serta dari pelabuhan Iran. Adapun blokade Selat Hormuz dimulai pada Senin (13/4/2026) pukul 10 pagi waktu AS atau pukul 18.00 waktu Iran. Langkah ini diambil Trump seusai perundingan di Pakistan gagal. Sejumlah pihak khawatir jika perang kembali meletus karena kedua pihak bersikeras dengan tuntutannya masing-masing. Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Video lainnya
Lihat semua