Ferry Latuhihin Angkat Bicara Soal Kekuatan APBN di tengah Gejolak Energi | Teras Ekbis
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar ekonomi Ferry Latuhihin menilai, skenario pertumbuhan ekonomi dengan target 5% sudah tidak lagi relevan dalam kondisi saat ini. Ia menyoroti gejolak sektor energi global yang berpotensi menekan perekonomian dan mempersempit ruang fiskal pemerintah. Menurutnya, dalam situasi penuh ketidakpastian ini, pemerintah perlu lebih realistis dalam menetapkan target ekonomi agar tidak justru memperbesar risiko, termasuk potensi penambahan utang negara. Lalu, bagaimana seharusnya strategi ekonomi Indonesia menghadapi tekanan global ini? Saksikan pembahasan lengkapnya di program Teras Ekbis, hanya di kanal YouTube KompasTV.
Video lainnya
Lihat semua