Imbas Konflik Berkelanjutan, Umat Kristen Ortodoks di Gaza Berdoa Kedamaian Terwujud di Timur Tengah
Umat Kristen Ortodoks berkumpul di Gereja Santo Porphyrius di Gaza untuk memperingati Jumat Agung. Rekaman yang diambil hari Jumat (10/4/2026) menunjukkan para jemaat tiba di gereja, menyalakan lilin, dan mengikuti doa, sementara para imam mempersiapkan ibadah. Upacara tersebut mencakup prosesi di dalam gereja, dengan para rohaniwan dan jemaat membawa salib serta peti simbolis yang melambangkan Kristus. Upacara itu juga diiringi lantunkan himne dan berjalan di bawah Epitaphios, kain ikon bordir yang menggambarkan pemakaman Kristus. Salah seorang umat Kristen Ortodoks yang turut merayakan Jumat Agung di Gaza mengaku, mereka juga mendoakan untuk kedamaian di Timur Tengah. Sebab ia mengaku, hari raya kali ini sangat menyedihkan. Sebab, ia menyebut bahwa perang yang terjadi di Gaza telah merampas kebahagiaan mereka. “Ini adalah hari raya yang sangat menyedihkan. Mengingat situasi di Gaza, kondisi negara, dan dunia Arab, kegembiraan hari raya ini tidak terasa hari ini. Perang yang tidak adil di Gaza telah merampas kebahagiaan kami. Kami berdoa agar perdamaian terwujud di Timur Tengah dan di Gaza,” ujar seorang jemaat. Jumat Agung merupakan bagian dari rangkaian perayaan Paskah Ortodoks, bersama Kamis Putih dan Sabtu Suci, yang mengarah pada Hari Minggu Paskah. Pada Sabtu menampilkan upacara ikonik “Api Suci”, yaitu saat api ajaib dinyalakan di Gereja Makam Kudus, lalu didistribusika
Video lainnya
Lihat semua