Iran Sebut Tak Percaya AS! Kritik Trump dan Tegaskan Kontrol Selat Hormuz di Luar Negosiasi
Ebrahim Azizi, Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, menyatakan bahwa Teheran tidak memiliki kepercayaan terhadap Amerika Serikat, meskipun saat ini kedua pihak tengah memasuki fase negosiasi. “Kami sama sekali tidak mempercayai Amerika,” ujar Azizi, seraya menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai sosok yang “tertipu oleh dirinya sendiri, narsistik, dan tidak stabil.” Azizi menegaskan bahwa kehadiran Iran dalam perundingan bertujuan untuk menyampaikan tuntutan sah rakyat Iran serta menunjukkan posisi negara tersebut, baik di meja diplomasi maupun di bidang militer. “Kehadiran kami dalam negosiasi ini adalah untuk menyuarakan tuntutan sah rakyat Iran, membuktikan kebenaran kami di medan ini, serta menunjukkan bahwa kami terus melangkah kuat di front militer sambil tetap menyampaikan pandangan kami di meja perundingan,” katanya. Ia juga menekankan bahwa parlemen Iran akan menilai hasil negosiasi berdasarkan fakta di lapangan, bukan spekulasi mengenai masa depan. “Kami tidak bisa memprediksi hasil ke depan. Penilaian harus didasarkan pada realitas yang ada. Apa pun hasil dari negosiasi ini, jika ada hasilnya, itulah yang akan menjadi dasar penilaian kami,” tambahnya. Azizi turut menyampaikan pesan langsung kepada Amerika Serikat dan sekutunya, Israel. Ia menyarankan agar Washington tidak terus mengaitkan diri dengan Israel jika ingin menghindari kerugian reputasi lebih la
Video lainnya
Lihat semua