11 Apr 2026 8 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui

Baca Selengkapnya di Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkap kondisi terkini kapal-kapal di Selat Hormuz, termasuk milik Pertamina. Ia menegaskan bahwa kapal masih harus melalui negosiasi dengan otoritas Iran karena ketegangan belum mereda. Hal itu disampaikan Boroujerdi seusai peluncuran buku terkait Ali Khamenei di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). "Ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait kapal-kapal yang hendak melewati Selat Hormuz, di antaranya adalah negosiasi dengan pihak keamanan Republik Islam Iran," ujar Boroujerdi. Ia menegaskan, seluruh negara tanpa terkecuali wajib mengikuti prosedur tersebut karena kondisi kawasan belum normal. Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menetapkan rute alternatif di Selat Hormuz untuk mengindari ranjau laut. Namun demikian, pada Jumat (10/4/2026), Selat Hormuz belum dapat dibuka sepenuhnya. Hal ini karena ranjau laut yang dipasang saat perang belum dapat dibersihkan total. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa Iran telah merespons positif permintaan Indonesia supaya kapal milik Pertamina dapat melintas dengan aman. Menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder per Sabtu (11/4/2026) sore, dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina masih berada di wilayah Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi. Sementar