Korea Utara Kerahkan Rudal Pembawa Nuklir seusai Gencatan Iran-AS Gagal, Pengamat: Gertak Trump
Baca Selengkapnya di Korea Utara melakukan peluncuran uji coba rudal jelajah strategis dan rudal anti kapal terbaru. Uji coba ini dilakukan di tengah gencatan senjata AS-Iran gagal hingga Timur Tengah kembali memanas. Peluncuran rudal ini dinilai sebagai gertakan terhadap AS. Presiden Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan langsung uji coba rudal pembawa nuklir pada Minggu (12/4). Dilaporkan Korea Utara menembakkan dua rudal jelajah strategis, masing-masing terbang selama lebih dari dua jam. Sementara itu, rudal anti kapal yang diuji coba terbang selama 33 menit. Uji coba ini dilakukan cari Choe Hyon yanng merupakan salah satu dari dua kapal perusak kelas 5.000 ton milik Korea Utara. Kapal tersebut baru saja diluncurkan tahun lalu seiring ambisi Kim Jong un meningkatkan kemampuan angkatan laut. Media pemerintah Korea Utara merilis foto yang memperlihatkan momen saat rudal melesat dari kapal perang. Kim Jong Un dilaporkan puas atas pencapaian angkatan perangnya yang semakin kuat. Ia juga kembali menegaskan bahwa memperkuat pertahanan nuklir adalah fokus utama negara saat ini. Para analis menilai bahwa uji coba rudal dari kapal perang ini sengaja dirancang untuk mengirimkan sinyal kepada AS. Pyongyang ingin menunjukkan bahwa potensi konflik di Semenanjung Korea akan sangat berbeda dengan konflik yang dihadapi Washington terhadap Iran di Timur Tengah. (Tribun-Video.com) Uploader: Pan
Video lainnya
Lihat semua