LIVE - Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Satu Pintu, Nasionalisasi Gaya Baru? | BUSINESS TALK
LIVE - Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Satu Pintu, Nasionalisasi Gaya Baru? | BUSINESS TALK. Presiden Prabowo Subianto mewajibkan ekspor sumber daya alam strategis dilakukan melalui satu pintu BUMN khusus. Kebijakan ini akan berlaku penuh mulai awal tahun depan. Alasannya, selama 33 tahun terakhir terjadi kebocoran ekspor sebesar Rp15.400 triliun. Menurut Presiden Prabowo Subianto, kebocoran belasan ribu triliun rupiah kekayaan negara itu berpangkal dari praktik under-invoicing pada periode 1991 hingga 2024. Under-invoicing adalah praktik curang, yakni nilai ekspor yang dilaporkan lebih kecil dari nilai sebenarnya. Tujuannya agar pajak, royalti, atau kewajiban kepada negara menjadi lebih kecil. Selain kerugian akibat under-invoicing, Presiden juga menyebut modus lain, yakni manipulasi transfer pricing atau rekayasa harga transfer. Upaya memaksimalkan penerimaan negara melalui devisa hasil ekspor sumber daya alam memang wajar dilakukan. Namun, kontrol terpusat atas jalur ekspor perlu dikaji secara mendalam karena rawan penyalahgunaan dan berpotensi menjadi “monster rente” jika tidak dikelola secara transparan. Kita kupas lebih lanjut di Business Talk: “Ekspor SDA Satu Pintu, Nasionalisasi atau Rente Ekonomi Baru?” pada Selasa, 26 Mei 2026 pkl 22.00 WIB di KompasTV
Video lainnya
Lihat semua