🔴Pemimpin Iran Ancam Trump saat Momen Idul Adha, Teheran Tuduh AS Curang Usai Serang Bandar Abbas
Baca Selengkapna di Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei memberikan pernyataan saat Idul Adha. Ia memberi peringatan keras kepada AS yang disebut melanggar gencatan senjata. Hal itu disampaikan Mojtaba Khamenei dari balik tempat persembunyiannya. Pihaknya menegaskan bahwa AS tak lagi memiliki tempat aman di kawasan Timur Tengah. Pasalnya Korps Garda Revolusi Islam Iran akan menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS. Ia menyebut posisi AS di Timur Tengah makin melemah dari hari ke hari. Oleh sebab itu, Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa Timur Tengah bukan menjadi tameng AS "Amerika Serikat, selain tidak lagi memiliki tempat aman di kawasan untuk agresi dan pendirian pangkalan militer, juga semakin jauh dari posisi yang pernah dimilikinya dahulu setiap hari," kata Mojtaba Khamenei. Diketahui Kementerian Luar Negeri Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata selama 48 jam terakhir. Melalui pernyataannya pada Selasa (26/5), Iran tidak merinci pelanggaran AS. Namun AS mengakui bahwa pasukannya melancarkan serangan ke kapal-kapal Iran yang sedang mencoba memasang ranjau. Sementara itu, media iran melaporkan bahwa terdengar suara ledakan di Bandar Abbas. Bahkan AS disebut menyerang Pulau Larak hingga 4 warga Iran tewas. Sementara itu, Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar gencatan senjata setelah melancarkan serangan di dekat Selat Hormuz. Serangan AS menyasar targ
Video lainnya
Lihat semua