Pusat Riset Medis Tertua di Iran Rusak Parah setelah Kena Serangan selama Perang Lawan AS-Israel
Institut Pasteur Iran terlihat mengalami kerusakan parah di Teheran pada Senin (13/4/2026). Rekaman menunjukkan kerusakan luas pada fasilitas penelitian medis tersebut. Dilaporkan gedung tersebut terkena tiga kali serangan selama perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Video tersebut juga memperlihatkan kehancuran besar di dalam fasilitas, termasuk laboratorium dan peralatan yang rusak. Ehsan Mostafavi, kepala institut tersebut, mengatakan bahwa fasilitas itu menjadi salah satu pusat penelitian medis dan farmasi tertua di negara itu, dengan sejarah lebih dari satu abad. Fasilitas itu memainkan peran penting dalam produksi vaksin dan penelitian biologi baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurut Mostafavi, institut tersebut menampung beberapa laboratorium rujukan nasional yang mencakup penyakit menular dan tidak menular. Ia menegaskan bahwa pekerjaan mereka berfokus pada kesehatan masyarakat dan tidak terkait dengan aktivitas militer. “Institut ini berfungsi sebagai otoritas referensi ilmiah baik di dalam negeri maupun internasional, dengan fokus pada peningkatan kesehatan,” ujarnya. Institut ini merupakan bagian dari jaringan global Pasteur Network, yang mencakup puluhan pusat penelitian di seluruh dunia. Mostafavi menambahkan bahwa pihak berwenang telah menyerahkan dokumentasi kepada badan terkait untuk menempuh jalur hukum. Organisasi internasional, term
Video lainnya
Lihat semua