Sikap Hati-hati Presiden Prabowo soal Konflik Iran vs AS-Israel, Pengamat: Beliau Pandai Berhitung
Langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto dalam merespons konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat menjadi sorotan. Presiden Prabowo dianggap sangat berhati-hati dibandingkan ketegasannya dalam isu Palestina. Hal ini diungkap Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) sekaligus pengamat militer, Anton Aliabbas. Ia menilai perbedaan sikap ini bukanlah tanpa alasan, melainkan sebuah kalkulasi terkait dampak politik domestik di tanah air. Anton menyebut bahwa Prabowo menggunakan pendekatan bottom-up. Mengundang tokoh-tokoh elit terlebih dahulu sebelum mengambil posisi resmi pemerintah. Hal itu disampaikan Anton saat sesi wawancara khusus dengan Tribunnews, Jumat (10/4/2026). "Pak Presiden menunjukkan sikap yang sangat hati-hati dalam merespons ini. Beliau sangat paham berhitung, karena politik luar negeri adalah kelanjutan politik domestik," kata Anton. Anton menganalisis adanya risiko besar jika Prabowo bersikap terlalu frontal dalam isu Iran. Hal ini dianggap krusial bagi citra politik Prabowo ke depan, terutama jika ia masih memiliki agenda politik untuk tahun 2029. Menurutnya, isu Iran berbeda dengan isu Palestina yang memiliki dukungan bulat secara nasional. Isu Iran lebih kompleks karena bersinggungan dengan kepentingan banyak aliansi global. Meskipun menteri-menteri terkait sudah bersuara, Anton tetap memandang kehadiran narasi langsung dari Pres
Video lainnya
Lihat semua