14 Apr 2026 7 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Spanyol Desak China Turun Tangan Hadapi Blokade AS di Selat Hormuz: Negara Lain Sangat Sulit

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menilai, satu-satunya negara yang mampu menyelesaikan krisis di Selat Hormuz adalah China. Sebagaimana diketahui, ketegangan di perairan tersebut memanas setelah Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang menuju serta dari Iran pada Senin (13/4/2026). Sanchez mengatakan, sangat sulit menemukan pihak yang dapat meredakan situasi di Iran dan Selat Hormuz selain China. Oleh karena itu, ia percaya Beijing dapat memainkan perang penting dalam upaya memulihkan stabilitas. Pernyataan Sanchez disampaikan setelah dirinya bertemu Presiden China Xi Jinping, Selasa (14/4/2026). "Menurut saya, sangat sulit untuk menemukan pihak lain yang dapat mengurai situasi yang terjadi di Iran dan di Selat Hormuz, selain China," ungkap Sanchez. Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menuduh AS tidak bertanggung jawab. Hal ini karena blokade di sekitar pelabuhan Iran merupakan aksi berbahaya. Apalagi, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menenggelamkan setiap kapal yang berani melawan. Jiakun menilai, blokade Selat Hormuz hanya akan memperburuk ketegangan dan melemahkan gencatan senjata. Xi Jinping dari Tiongkok berupaya menjalin kerja sama dengan Spanyol untuk menentang 'hukum rimba' di tengah konflik AS-Iran. Uploader: Bintang Nur Rahman